Putih Sari Minta Warga Karawang Aktif Awasi MBG: Kalau Ada Temuan, Segera Laporkan!

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, drg. Putih Sari saat sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Nagasari, Karawang.

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karawang.


Ia menegaskan, warga tidak perlu ragu melaporkan setiap kejanggalan maupun temuan negatif yang terjadi di lapangan agar program nasional tersebut benar-benar berjalan sesuai tujuan.

Pernyataan itu disampaikan Putih Sari saat menggelar sosialisasi Program MBG di Kelurahan Nagasari, Karawang. Dalam kesempatan tersebut, legislator dari Partai Gerindra itu menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat sebagai bagian dari sistem pengawasan program.

Menurutnya, partisipasi warga sangat dibutuhkan untuk membantu evaluasi kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pengelola dapur MBG agar kualitas layanan terus meningkat.


“Kalau ditemukan ada penerima yang tidak sesuai atau proses yang kurang tepat, segera laporkan. Jalurnya sudah ada, bisa lewat koordinator wilayah atau kecamatan,” ujar Putih Sari.

Ia menjelaskan, mekanisme pelaporan telah disiapkan secara berjenjang agar setiap keluhan atau temuan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Dengan adanya laporan dari masyarakat, pengelola teknis di lapangan dapat mengetahui titik kelemahan operasional sehingga proses evaluasi dan perbaikan bisa dilakukan lebih cepat.

“Jangan takut dan jangan diam saja. Kita tidak boleh membiarkan kesalahan terus berjalan. Laporan masyarakat sangat penting agar penyelenggara MBG bisa melakukan evaluasi,” katanya.

Putih Sari menilai, jika evaluasi dilakukan secara konsisten, maka operasional SPPG maupun dapur MBG akan semakin optimal sehingga manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, balita, dan ibu hamil.

Program MBG sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia menuju Generasi Emas Indonesia.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya menjaga transparansi dan ketepatan sasaran agar anggaran negara yang dikucurkan tidak mengalami penyimpangan di tingkat pelaksana.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat sebagai kontrol sosial.

“Kalau ada perbaikan yang konsisten, operasional SPPG akan semakin optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan anak-anak kita,” tambahnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat memperkuat keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis di Karawang maupun daerah lainnya.

Dengan pengawasan yang aktif dari warga, program tersebut diharapkan mampu berjalan lebih transparan, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Putih Sari juga menegaskan bahwa keberhasilan program MBG akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan. (Rohendi/Pojokjabar)