Jam Malam Berlaku, Alun-Alun Bekasi Tak Ditutup

(Ilustrasi) Polisi merazia masyarakat di Alun-Alun Bekasi, Bekasi Selatan, Sabtu (5/9). (Adika Fadil/pojokbekasi.com)

(Ilustrasi) Polisi merazia masyarakat di Alun-Alun Bekasi, Bekasi Selatan, Sabtu (5/9). (Adika Fadil/pojokbekasi.com)


Pojokbekasi.com – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku tidak akan menutup Alun-Alun Kota Bekasi, walaupun masih banyak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan (prokes) di sana, Sebab, kata Rahmat, perekonomian di sana harus tetap berjalan.

“Kalau saya mengevaluasinya secara rasional. Umpamanya kantor kita, kita tidak tutup kantornya, kita ambil penyakitnya,” terang Rahmat, kepada awak media baru-baru ini.

“Karena kalau kita ambil, kita tutup, pelayanan terganggu. Kaya cluster yang dulu Wisma Asri kan pasarnya nggak kita tutup, tapi penyakitnya. Belajar dari pengalaman itu,” sambungnya.

Namun, dirinya mengatakan akan memberlakukan jam malam di wilayah Kota Bekasi, untuk mengantisipasi kerumunan masyakarat.

“Minimarket ini yang tadinya sampai jam 10 malam, jadi jam 8 malam. Rumah makan yang tadinya jam 10 jadi jam 8, setelah itu bisa dengan drivethru,” jelasnya.

Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tidak mengambil kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Seperti DKI Jakarta.

“Terus keramaian keramaian yang biasanya sampai jam 2 bisa kita batasi. Ini sekarang diolah,” terangnya.

Langkah tersebut diambil Pemkot Bekasi untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Namun, hingga sampai saat ini, kebijakan tersebut sedang diolah terlebih dahulu sebelum diberlakukan di Kota Bekasi.

Sampai jam 11 malam

Jam Malam Warga Bekasi

Suasana di Alun-Alun Bekasi, Bekasi Selatan, Sabtu (5/9). (Adika Fadil/pojokbekasi.com)

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Wijonarko, menjelaskan akan membatasi kegiatan pada malam di wilayah Kota Bekasi.

“Untuk saat ini kita batasi untuk malam jam 11 sudah kembali ke rumah masing-masing,” ujar Wijonarko.

“Kita selalu meningkatkan prokotol kesehatan kepada para pengunjung di alun-alun Kota Bekasi,” sambungnya.

Dia meminta kepada masyarakat Kota Untuk selalu menggunakan masker dan juga jaga jarak dapat dilakukan masyakarat.

“Pencegahan virus Covid-19 bisa betul-betul dilaksanakan oleh masyarakat kota Bekasi, bukan hanya ada petugas saja baru dilaksanakan,” tutupnya.

“Kita selalu meningkatkan prokotol kesehatan kepada para pengunjung di alun-alun Kota Bekasi,” kata Wijonarko, kepada awak media, Minggu (13/9/2020).

Wijonarko menerangkan para petugas disiplin kesehatan yang sudah di tunjuk, agar lebih tegas lagi kepada para pelanggar prokes.

“Mudah-mudahan upaya yang terus kita lakukan pada saat ini, Masyakarat lebih sadar Prokotol Kesehatan,” imbuhnya.

“Selain kita terus bergerak, Masyakarat harus sadar dengan bahayanya Covid-19 ini,” sambungnya.

Dia menyebutkan untuk sangsi para pelanggar prokes, hanya sebatas humanis kepada masyarakat.

(dil)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds