Soal Bendera Tauhid Pawai Tahun Baru Islam, Ini Kata Muhammadiyah Majalengka

muhammadiyah

muhammadiyah

POJOKJABAR.com, MAJALENGKAРTerkait banyaknya bendera tauhid yang beredar pada saat kegiatan pawai peringatan Tahun Baru Islam 1441 Hijriah mendapat tanggapan dari Muhammadiyah Majalengka.

Seperti diketahui, kegiatan ini digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka beberapa hari yang lalu.

Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Majalengka, Ustad Embed Humed memberikan komentar bahwa terkait berkibarnya bendera tauhid yang diidentikkan dengan Ormas yang dibubarkan oleh Pemerintah yaitu HTI, pada saat kompoi Tahun baru Islam harus disikapi dengan cara dewasa.

“Terkait banyak berkibarnya bendera tauhid yang diidentikkan dengan HTI, kita perlu menyikapi hal tersebut dengan sikap dewasa,” katanya, Kamis (5/9).

Ustad Embed menambahkan, bahwa dalam menyikapi soal bendera tauhid, harus dilandasi oleh sikap yang bijak dan tahu betul apa motif dengan adanya hal tersebut.

“Mari kita sikapi hal tersebut dengan penuh bijak, teliti, cari tahu apa motif yang sesungguhnya, agar kita tidak salah melangkah,” tambahnya.

Dirinya juga menjelaskan terkait isu masalah HTI, agar tidak menimbulkan gejolak harus dilakukan dengan cara yang persuasif dan terbuka. Jangan dengan menggunakan cara kekerasan, karena hal tersebut bisa menimbulkan disintegrasi bangsa pada akhirnya.

“Menyikapi terkait hubungan dengan HTI kita harus pastikan bahwa kalau memang masih ada eksistensi pergerakan dari HTI, kita harus lakukan dengan cara persuasif dan pembinaan agar bisa saling merangkul satu sama lain bukan dengan cara memukul,” jelasnya.

Lanjutnya, kalaulah kita ingin menjaga kondusifitas dan keamanan Negara, akan lebih baik lagi kalau kita terus melakukan silaturahim dan pembinaan terhadap mantan jamaah HTI bukan mengambil jalan yang akan membawa kepada perpecahan antar ummat dan bangsa.

“Upaya yang tepat mengatasi masalah HTI, kalau bisa dengan cara pembinaan secara masif agar terjalin suasana yang kondusif,” imbuhnya.

“Bagi seluruh ormas Islam mari kita jaga ukhuwah islamiyah dalam menyikapi tentang HTI, tidak ada penyelesaian kalau disikapi secara arogan, brutal dan kasar. Solusi terbaik ialah bangun kembali komunikasi ukhuwah yang baik diantara ormas Islam sehingga mampu menekan munculnya faham radikalisme yang mengancam keutuhan Negara,” pungkasnya.

(yud/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds