KPP Pratama Depok-Cimanggis Berdayakan UMKM Melalui Program Business Development Services

Kepala Kanwil DJP Jawa Barat Regional III, Catur Rini Widosari (tengah) didampingi Kepala DKUM Kota Depok, Fitriawan melaunching program Business Development Services (BDS), di Aula KPP Pratama Depok-Cimanggis, Senin (11/2/19).

Kepala Kanwil DJP Jawa Barat Regional III, Catur Rini Widosari (tengah) didampingi Kepala DKUM Kota Depok, Fitriawan melaunching program Business Development Services (BDS), di Aula KPP Pratama Depok-Cimanggis, Senin (11/2/19).

POJOKJABAR.com, DEPOK – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat Regional III, melalui  Kantor Pelayanan Pajak Pratama Depok-Cimanggis dan Depok-Sawangan melaunching Program Business Development Services (BDS), Senin (11/2/19), di aula KPP Pratama Depok-Cimanggis, Sebagai bentuk dukungan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Kakanwil DJP Jawa Barat Regional III, Catur Rini Widosari mengatakan, program BDS merupakan kebijakan dari Kementerian Keuangan RI.

Serta metode penyuluhan perpajakan yang digabungkan dengan layanan pengembangan usaha bagi para pelaku UMKM. Tujuannya, membantu UMKM di Kota Depok, meningkatkan pendapatan dari hasil penjualan produksi.

“Program BDS bergerak di bidang pelatihan bagi masyarakat yang ingin memulai hingga melejitkan bisnisnya. Terutama bagi ibu rumah tangga dan orang yang memiliki pekerjaan di sektor informal,” kata Catur.

Program BDS sudah ada sejak 2010 silam. Dalam pelatihannya, para UMKM akan dilatih memasarkan produk dengan marketing online, teknik fotografi, dan pembukuan (akuntansi). Kegiatan pelatihan ini akan melibatkan mahasiswa dari dua universitas di Kota Depok, serta lembaga mitra DJP di bagian BUMN.

“Kami berharap setelah kegiatan ini, pelaku UMKM paham tentang kewajiban perpajakannya sehingga dapat turut berkontribusi untuk negara,” ujarnya.

Pelatihan BDS terbuka untuk umum, tetapi pelaku UMKM itu harus memiliki Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan menunjukkan bukti pembayaran Surat Pemberitahuan (SPT) per bulan sebesar 0,5 persen.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Depok-Sawangan, Mamik Eko Soessanto mengatakan, saat ini total warga yang akan dibina sekitar 300 orang. Jumlah tersebut, terbagi di dua lokasi, yaitu di KPP Pratama Depok-Sawangan dan KPP Pratama Depok-Cimanggis.

“Antusias masyarakat luar biasa terhadap program ini. Tapi yang sudah mendaftar dan memenuhi syarat sekitar 300 orang. Mereka inilah yang akan kita bina secara intensif selama setahun mendatang,” tuturnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, Muhammad Fitriawan menyambut baik program BDS untuk dijalankan di UMKM Depok.

“Kami menyambut gembira dengan digulirkannya DBS di Kota Depok. Karena program ini sebagai bentuk kewajiban DJP, tidak hanya memungut pajak tapi mengembangkan pelaku UMKM,” ungkapnya.

Fitriawan menilai, DBS merupakan program yang bagus.Dikarenakan terintegrasi dengan banyak pihak, di antaranya civitas akademika dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

(san/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds