Hendak Transaksi Obat Keras, Seorang Pemuda di Sukabumi Ditangkap Polisi

AM (21) pelaku transaksi obat keras terlarang yang ditangkap petugas Polsek Lengkong, Polres Sukabumi.

POJOKJABAR.id, Sukabumi – Polsek Lengkong, Polres Sukabumi, menangkap seorang pemuda yang hendak melakukan transaksi obat keras terlarang di Kampung Patok Besi, Desa Cilangkap, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi.


Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah melalui Kapolsek Lengkong AKP Acep Sujana mengatakan, dalam kasus peredaran obat keras terlarang, pihak kepolisian telah mengamankan seorang pelaku berinisial AM (21).

“Kami amankan pelakunya di Kampung Patok Besi, Desa Cilangkap, Kecamatan Lengkong pada Kamis (kemarin-red) sekitar pukul 17.00 WIB,” kata Acep, Jumat (16/9/2022).

Kasus transaksi peredaran obat keras terbatas itu, sambung Acep, telah terkuak bermula dari adanya laporan masyarakat tentang adanya rencana transaksi obat keras terlarang berupa obat Excimer di sekitar pangkalan ojek.


Baca Juga : Nelayan Ujung Genteng Sukabumi Mulai Keluhkan Dampak Kenaikan BBM

“Atas informasi tersebut, saya perintahkan Kanit Reskrim Polsek Lengkong dan anggota untuk melaksanakan lidik ke lokasi tersebut,” tandasnya.

Sesampainya di pangkalan ojek, petugas Unit Reskrim Polsek Lengkong pun langsung melakukan pemantauan hingga setelah sekian lama menunggu akhirnya muncul satu orang laki-laki dengan tingkah yang mencurigakan.

“Anggota saya langsung menghampiri orang tersebut, kemudian setelah diperiksa dan digeledah didapati barang bukti berupa obat keras terbatas jenis Excimer,” timpalnya.

Saat petugas kepolisian dari Polsek Lengkong, Polres Sukabumi melakukan penggeledahan, petugas mendapati barang bukti berupa obat keras terlarang jenis Excimer sebanyak 243 butir dari tangan pelaku.

Untuk pengembangan lebih lanjut kasusnya. Maka, perkaranya saat ini telah dilimpahkan ke Satreskoba Polres Sukabumi.

“Pelaku dan barang bukti telah kami limpahkan ke Polres Sukabumi untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (*/pojokjabar)