Puting Beliung Kembali Terjang Kabupaten Sukabumi, 94 Rumah Warga di Gegerbitung Rusak

Petugas gabungan saat meninjau salah satu satu rumah terdampak angin puting beliung di wilayah Kecamatan Gegerbitung, Senin (12/09). Foto : ist

POJOKJABAR.id, Sukabumi – Angin puting beliung kembali menerjang wilayah Kabupaten Sukabumi, setidaknya ada 94 rumah di Kecamatan Gegerbitung, rusak akibat diterjang angin puting beliung pada Senin (12/9/2022).


Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Gegerbitung Ofieq mengatakan, angin puting beliung terjadi sekira pukul 16.30 WIB, mengakibatkan sebanyak 94 unit rumah warga rusak.

“94 rumah rusak akibat angin puting beliung itu, tersebar di Desa Cijurey dan Desa Karanjaya,” kata Ofieq.

Ofieq menyebut, 94 rumah yang rusak itu berada di Kampung Datardangdeur, RT 06 RW 03 dan Kampung Manonjaya, RT 07 RW 03, Desa cijurey.


Baca Juga : Jasad Seorang PNS Kabupaten Sukabumi yang Hilang Terseret Ombak di Pantai Dolphin Palabuhanratu Akhirnya Ditemukan

Sementara lokasi bencana di Desa Karangjaya menerjang Kampung Tegal Tengah, RT 02 dan RT 03 RW 001 serta Kampung Rancabungur, RT 04 RW 01 dan Kampung Rancabungur, RT 05 RW 02, Desa Karangjaya, Kecamatan Gegerbitung.

“Jadi totalnya itu, ada lima kampung yang ada di dua desa di Kecamatan Gegerbitung yang rusak diporakporandakan angin puting beliung tersebut,” ujarnya.

Dari 94 unit rumah tersebut, lanjut Ofieq, ada 15 unit rumah yang mengalami rusak berat, 58 rumah rusak ringan dan 21 rumah rusak sedang, selain itu ada satu unit masjid yakni masjid Jami Alfalah, satu unit majlis ta’lim dan satu unit Madrasah diniyah.

“Mayoritas rumah warga yang rusak diterjang puting beliung itu, mengalami kerusakan pada bagian atapnya. Seperti genting dan plapon,” timpalnya.

Baca Juga : Kebakaran Rumah di Kampung Cipeudey Sukabumi, Pemilik Rugi Ratusan Juta

Tidak ada korban jiwa dalam bencana angin puting beliung tersebut. Hanya saja, terdapat 15 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah tetangga atau ke rumah keluarga terdekatnya.

Lantaran, bangunan rumahnya mengalami kerusakan dengan kategori berat akibat amukan angin puting beliung tersebut.

“Untuk jumlah kerugian, belum bisa kita ketahui secara pasti. Sebab, kami bersama petugas gabungan masih fokus untuk penagangan pasca bencananya,” pungkasnya. (rs/pojokjabar)