MUI Kota Sukabumi Kecam Aksi Anak Aniaya Ibu Kandung di Cibeureum

Polsek Cibeureum saat mengamankan tersangka penganiayaa ibu kandung di Kampung Sudajaya, Kelurahan Cibeureum Hikir, Kecamatan Cibeureum, Rabu (27/7). Ist

POJOKJABAR.id, Sukabumi – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, mengecam adanya aksi penganiayaan yang dilakukan anak terhadap ibu kandungnya di Kampung Sudajaya RT 1 RW 4, Kelurahan Cibeureum Hikir, Kecamatan Cibeureum,Kota Sukabumi.


Ketua 3 Membawahi Komisi Fatwa, Komisi Hukum dan Perundang Undangan MUI Kota Sukabumi, Apep Saepulloh mengatakan, tindakan anak yang tidak terpuji ini sudah melampaui batas.

”Berbicara ah saja, sudah tidak boleh apalagi melakukan tindakan kekerasan. Karena ridho Allah SWT itu ada di ridho orang tua, murkanya Allah SWT juga ada di murkanya orang tua. Ini sangat kejam sekali dan merupakan dosa besar,” kata Apep, Rabu (27/7/2022).

Lanjut Apep, ketika memiliki orang tua yang sudah rentan usia seharunya dijaga dengan baik sebab orang tua merupakan pintu surga dan pintu rizki.


Baca Juga : Sebuah Mobil Carry di Jalan Merdeka Sukabumi Hangus Terbakar

“Seharunya si anak ini, tidak membangkang apalagi menyakiti orang tua dengan fisik. Orang tua itu adalah pintu rizki dan pintu surga,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini sudah terjadi pergeseran prilaku umat Islam. Sebab itu, perlu meningkatkan pendekatan keagaan terhadap masyarakat.

“fenomena inibsangat di luar nalar sekali, ada anak tega menganiaya orang tuanya sendiri. Karena membentak pun sudah tidak boleh, apalagi melakukan kekerasan. Kalau pun ibunya merepotkan, hitung saja besar pengorbanan ibu pada anaknya,” ucapnya.

Apep menghimbau, masyarakat tidak meniru perlakuan tidak terpuji tersebut karena akan merugikan diri sendiri. Sebab itu, masyarakat harus pandai bergaul dengan para alim ulama dan orang bijak.

“Masyarakat harus sering bergaul dengan alim ulama maupun orang bijak sehingga tidak kalut saat menghadapi persoalan. Sehingga tidak merasa galau, kasar dan tidak bimbang. Banyaknya bergaul dengan orang soleh,” pungkasnya. (rs/pojokjabar)