Disangka Anggota Geng Motor, Seorang Pria di Sukabumi Nyaris Dihakimi Massa

Ist.

POJOKJABAR.id, Sukabumi – Polsek Cikole mengamankan seorang pria berinisial AF (21), warga Kampung Babakan Bandung, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, yang nyaris dihakimi massa setelah diduga membuat resah warga di Jalan Otista Kota Paris, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi pada Minggu (24/7/2022) malam.


Kapolsek Cikole Kompol Nanang Rahmat Subarna menjelaskan, peristiwa terjadi setelah sebelumnya Polsek Cikole menerima laporan dari masyarakat adanya seorang pemuda yang diamankan warga karena dianggap telah membuat resah.

“Pada Minggu sekitar pukul 22.00 WIB, kami mendapatkan laporan mengenai seseorang yang diduga terlibat aksi geng motor telah diamankan warga di daerah Kota Paris Cikole. Kami pun langsung mendatangi TKP dan mengamankan pemuda tersebut beserta satu unit sepeda motor ke Mapolsek Cikole,” jelas Nanang dikutip Pojokjabar dari Radar Sukabumi, Senin (25/7/2022).

Nanang mengungkapkan, diamankannya pemuda tersebut berkaitan dengan peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan AF dengan satu unit mobil yang dikendarai Yandi Julian Hidayat.


Baca Juga : Kecelakaan Minibus di Puncak Dini Sukabumi, Satu Penumpang Tewas, Belasan Alami Luka-luka

“Dari hasil pemeriksaan sementara, AF ini bukan merupakan anggota geng motor dan peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor AF dan mobil milik korban Yandi Julian Hidayat tersebut diakibatkan oleh kesalah pahaman. AF menduga didalam mobil milik Yandi Julian yang diserempetnya tersebut terdapat pacar temannya,” bebernya.

Nanang mengulas, peristiwa diamankannya AF oleh warga dan Polisi terjadi sesaat setelah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit kendaraan yaitu mobil milik korban Yandi Julian Hidayat dan sepeda motor yang dikendarai AF beserta dua temannya hingga mengakibatkan kerusakan berupa goresan di pintu mobil bagian depan dan belakang yang diduga terserempet sepeda motor milik AF.

Melihat AF yang terlihat tidak membuka komunikasi penyelesaian kecelakaan lalu lintas, Yandi Julian tancap gas dan mengejar AF hingga ke kawasan Kota Paris.

“Aksi keduanya tersebut sempat membuat gaduh warga sekitar hingga akhirnya, sepeda motor yang dikendarai AF berhasil diberhentikan dan diamankan warga,” ulasnya.

Karena peristiwa ini diakibatkan kesalahpahaman, sambung Nanang, Polsek Cikole menawarkan proses penyelesaian masalah melalui restorative justice.

“Alhamdulilah kedua belah pihak pun bersedia untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan musyawarah,” pungkasnya. (rs/pojokjabar)