Seorang Pemuda di Sukabumi Tewas Tercebur Sumur, Ini Kronologisnya

Proses evakuasi jasad Apip (31) warga Kampung Cidadap, RT 07/02, Desa Kutasirna, Kecamatan Cisaat yang ditemukan tewas dalam sumur. (Dok. BPBD Kabupaten Sukabumi)

POJOKJABAR.id, Sukabumi –  Apip (31) seorang pemuda warga Kampung Cidadap, RT 07memint RW 02, Desa Kutasirna, Kecamatan Cisaat, ditemukan tewas dalam sumur.


Koordinator Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Nanang Sudrajat mengatakan, peristiwa yang terjadi pada Kamis (12/05/2022) sekira pukul 18.00 WIB itu, bermula saat korban berpamitan kepada orangtuanya untuk mandi menjelang magrib.

“Iya, informasinya waktu itu korban meminta izin kepada orang tuanya untuk mandi di sebuah sumur yang lokasinya berada di samping rumah kosong yang tidak begitu jauh dari rumahnya,” kata Nanang Sudrajat, Jumat (13/05/2022).

Namun setelah usai salat Magrib, sambung Nanang, pihak orangtua korban tidak melihat korban dan melihat kembali keberadaan korban.


“Saat itu, orangtua korban mulai merasa cemas dan khawatir dan mencari keberadaan korban,” ujarnya.

Tidak lama setelah itu, pihak keluarga langsung mencari korban dibantu bersama warga sekitar yang merupakan tetangganya. Dan setelah dicari oleh pihak keluarga dan warga sekitar, akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 19.30 WIB di dalam sumur.

“Setelah itu, warga setempat langsung berkoordinasi dengan BPBD, Polri dan TNI serta Damkar untuk melakukan proses evakuasi,” paparnya.

Pihaknya menambahkan, dalam proses evakuasi jasad korban, petugas gabungan menghabiskan waktu sekitar 30 menit untuk bisa mengangkat korban dari dalam sumur tersebut.

“Kalau kedalam sumurnya ada sekitar 17 meter. Korban bisa kita evakuasi dengan kedalaman air sumurnya setinggi 6 meter. Saat dievakuasi korban ditemukan petugas dalam posisi berdiri dan tak bernyawa,” pungkasnya. (rs/pojokjabar)