Pasca Mudik Lebaran, Dinkes Kota Sukabumi Klaim Tak Ada Kenaikan Positif Covid-19

Jubir GTPP Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Hardiana. (Ist)

POJOKJABAR.id, Sukabumi – Pasca mudik lebaran atau terhitung sejak 29 April lalu hingga saat ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Sukabumi menyebutkan bahwa tidak ada penambahan kasus kasus positif Covid-19 di Kota Sukabumi.


Jubir GTPP Covid-19 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, dr Wahyu Hardiana mengatakan, Kota Sukabumi sudah beberapa pekan terakhir ini tidak mengalami peningkatan kasus positif Covid-19, baik saat mudik maupun arus balik Idul Fitri 1443 hijriyah.

“Alhamdulillah pasca Mudik Kota Sukabumi masih bertahan di 0 persen” kata Wahyu, Selasa (10/5/2022).

Lanjut Wahyu, dengan tidak adanya penambahan kasus Covid-19 ini patut disyukuri serta tetap untuk tidak abai protokol kesehatan. Sebab, Covid-19 ini belum benar-benar hilang secara utuh.


“Karena kasus positif sudah menurun drastis sehingga status Kota Sukabumi saat ini berada di zona hijau,” akunya.

Masih kata Wahyu, beberapa hari kedepan, pihaknya akan melakukan pengecekan ulang ke sejumlah rumah sakit dan layanan kesehatan lainnya.

Terlebih, saat ini pihaknya dikagetkan dengan adanya virus baru yakni Hepatitis akut.

“Tentunya ini menjadi masalah baru, namun masyarakat tetap tenang yakin kepada pemerintah bisa mengatasi itu semua,” jelasnya.

Sementara itu dari data yang dihimpun Dinas Kesehatan Kota Sukabumi per 5 April 2022, jumlah kasus Covid-19 sampai 10 Mei 2022 tidak ada penambahan kasus dengan total jumlag terkonfirmasi sebanyak 3.089 orang, tidak ada isolasi, sembuh atau selesai isolasi sebanyak 3.082 orang dan meninggal 7 orang. (rs/pojokjabar)