Kota Sukabumi Masih Lanjut PPKM Level 4

Kondisi pusat perekonomian di Jalan A Yani, Kota Sukabumi masih nampak lenggang dari aktifitas masyrakt selama pemberlakuan PPKM Level 4.

Kondisi pusat perekonomian di Jalan A Yani, Kota Sukabumi masih nampak lenggang dari aktifitas masyrakt selama pemberlakuan PPKM Level 4.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Kota Sukabumi masih masuk kedalam kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 hingga 9 Agustus 2021. Hal tersebut berdasarkan intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 tentang PPKM level 4, level 3, level 2, Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali yang dikeluarkan pada tanggal 2 Agustus 2021.

Juru Bicara Satuan Penanganan Percepatan (STPP) Covid -19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana menjelaskan, diperpanjangnya PPKM level 4 Kota Sukabumi dilakukan karena masih tingginya penambahan kasus dan angka kematian pasien terkonfirmasi positif.

“Hitungannya itu perminggu. Kasus perminggu di kita masih diangka 100 dan angka kematian masih 5 per minggu. Jadi, kita dilanjut level 4,” ujarnya.

Wahyu melanjutkan, untuk pelaksanaan PPKM level 4 ini akan dilakukan sesuai dengan Imendargi Nomor 27 Tahun 2021. Diantaranya, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring/online, pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 100% WFH.

Sedangkan untuk warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diijinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 20.00 WIB dengan maksimal pengunjung makan ditempat tiga orang dan waktu makan maksimal 20 menit.

“Imendagri tersebut telah ditindaklanjuti melalui rapat dengan Forkopimda Kota Sukabumi. Intinya, masih sama dengan peraturan sebelumnya,”ungkapnya.

Berdasarkan data STTP Covid -19 Kota Sukabumi pada Selasa (3/7) terdapat penambahan kasus konfirmasi positif Covid -19 sebanyak 43 pasien, dan penambahan kasus meninggal dunia sebanyak lima orang. Sehingga, totalnya kasus konfirmasi berjumlah 6.015 orang, sembuh 4.938, isolasi 871, dan meninggal dunia sebanyak 206 orang.

“Untuk BOR kita sebetulnya sudah menurun. Saat ini tersedia sebanyak 350 tempat tidur untuk penanganan pasien konfirmasi positif Covid-19,” pungkasnya.

(RS/bal/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds