Empat Hari yang Menentukan, Kota Sukabumi PPKM Level 4, Kabupaten Sukabumi PPKM Level 3

Kawasan Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi menjadi pusat konsentrasi dalam penerapan PPKM Darurat.

Kawasan Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi menjadi pusat konsentrasi dalam penerapan PPKM Darurat.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi meminta kepada warga masyarakat Kota Sukabumi untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Hal tersebut atas dasar kebijkan dari presiden yang memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 25 Juli 2021.

“Sebagaimana arahan presiden Selasa (20/7) malam bahwa pelaksanaan PPKM darurat yang istilahnya kini diubah menjadi PPKM Level 4 diperpanjang sampai 25 Juli 2021,” ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, Rabu (21/7).

Namun berdasarkan arahan presiden, apabila nanti 25 Juli hasil evaluasi terjadi penurunan kasus baru, maka akan dilakukan relaksasi atau pembukaan secara bertahap.

Bahkan dalam relaksasi, untuk PKL makanan sudah boleh makan ditempat maksimal 30 menit bagi konsumen. “Kami berharap 26 Juli bisa menyelesaikan PPKM level 4 dan tersisa 4 hari ke depan untuk sama-sama menurunkan kasus baru,” katanya.

Dikatakannya, pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda mengajak masyarakat untuk memaksimalkan empat hari yang tersisa agar lebih meningkatkan kedisiplinan diri, khususnya dalam hal mematuhi protokol kesehatan.

“Pemerintah tentunya tidak mungkin bisa mampuh menurunkan kasus Covid-19 tanpa adanya dukungan masyarakat. Itu sebabnya dengan waktu sisa empat hari ini, kita maksimalkan secara bersama-sama” ucapnya.

Fahmi mengajak seluruh masyarakat Kota Sukabumi untuk mematuhi aturan-aturan yang berkaitan dengan PPKM Level 4. Agar, terjadi penurunan kasus dan level zonasi dari zona merah ke zona kuning.

“Kita berharap besar di tanggal 25 nanti terjadi penurunan zonasi penyebaran Covid-19 di Kota Sukabumi yang saat ini berada di zona merah,” harap Fahmi.

Fahmi menambahkan, apabila pada tanggal 25 Juli nanti terjadi penurunan kasus dan penurunan Bor di Rumah Sakit, maka di tanggal 26 Juli nanti dapat dilakukan relaksasi bagi masyarakat.

“Dengan begitu, kita bisa beraktifitas seperti biasa kembali. Maka dari itu, mari bersama-sama mendisiplinkan diri terhadap protokol kesehatan,” pintanya.

Sementara itu, GTPP Covid-19 Kota Sukabumi mengklaim PPKM Darurat cukup efektif. Pasalnya, tren kasus terkonfirmasi positif terpapar virus corona mengalami penurunan.

Dari data yang tercatat GTPP Covid-19 Kota Sukabumi, saat ini saja terdapat penambahan 55 positif Covid-19 dan tujuh diantaranya meninggal dunia.

“Untuk efektifitas PPKM dilihat secara global. Tetapi sekarang terjadi trend penurunan kasus,” kata Jubir GTPP Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Hardiana kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Rabu (21/07/2021).

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds