Pembangunan Bukit Algoritma, DPRD Kabupaten Sukabumi Minta Libatkan Putra Daerah

Pembangunan Bukit Algoritma di lahan seluas 888 hektare di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi yang akan menelan angaran Rp 18 Triliun untuk tahap pertama selama tiga tahun bakal segera dimulai.

Pembangunan Bukit Algoritma di lahan seluas 888 hektare di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi yang akan menelan angaran Rp 18 Triliun untuk tahap pertama selama tiga tahun bakal segera dimulai.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara berharap kepada pengembang dalam pembangunan Algoritma di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, agar dapat melibatkan putra-putra Sukabumi.

“Satu poin yang ingin saya sampaikan kepada pengembang adalah,kami memohon agar melibatkan putraputra daerah Sukabumi. Jangan hanya pembangunan ini dilakukan di Sukabumi, tetapi putra daerah tidak bisa ikut berpartisipasi di dalam pembangunannya,” pinta Yudha kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id).

Ia menegaskan, DPRD Kabupaten Sukabumi sangat mendukung pembangunan silicon valley of Indonesia ini. Apalagi lokasinya ada di Sukabumi. Sekaligus bisa menjadi promosi.

“Tentunya apa yang dicita-citakan, apa yang direncanakan, DPRD mendukung pembangunan Bukit Algoritma yang akan dibangun dalam tiga sesi ini. Sebab, jika terlaksana dengan baik, saya rasa akan menjadi trigger di dunia,” paparnya.

Selain itu, politisi Partai Gerindra ini mengatakan, Bukit Algortima akan menjadi sebuah nilai plus bagi Sumber Daya Manusia (SDM) Sukabumi, mendapatkan prioritas dan mendapatkan privilege (hak istimewa).

“Hal itu untuk bisa bersama-sama memanfaatkan riset development perihal 4.0 yang nantinya direncanakan Bukit Algoritma. Kita berdoa supaya terlaksana dan terealisasi,” pinta Yudha.

Sebelumnya, Rabu 9 Juni 2021 telah dilaksanakan ground breaking Bukit Algoritma ditandai dengan peletakan batu pertama. Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO, Budiman Sudjatmiko mengungkapkan, ekosistem Bukit Algoritma ini berada pada lahan seluas 888 hektar.

Dimana, pada kawasan tersebut bakal menjadi pusat untuk peningkatan pertumbuhan yang berkelanjutan teknologi 4.0. Serta, pembangunan pusat riset bisnis teknologi dalam neuro sains, teknologi nano, kuantum.

“Ground breaking ini adalah momentum kami Kiniku Bintang Raya KSO memberikan amanat kepada AMKA yang menajdi main kontraktor. Dimana pada tahap pertama selama tiga tahun ini, akan di prioritaskan jalan, pengairan dan listrik serta pembangunan gedung dan renovasi,” jelasnya.

Pembangunan silicon valley of Indonesia ini dibagi kendalam tiga sesi, dengan masingmasing sesi pembangunan selama tiga tahun. Dalam satu tahapannya, memakan waktu 3 tahun. Pada tahap pertama ini, PT Amarta Karya (Amka) selaku main kontraktor bakal memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan aksesibilitas.

(RS/cr1/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds