Lumpuh Usai Divaksin, Guru Susan Antela Dapat Bantuan Presiden Jokowi

Kapolres Sukabumi AKBP Lukman saat menyerahkan bantuan dari Presiden Jokowi untuk Susan Antela guru SMAN 1 Cisolok, Kabupaten Sukabumi yang mengelami GBS. Foto: ANTARA

Kapolres Sukabumi AKBP Lukman saat menyerahkan bantuan dari Presiden Jokowi untuk Susan Antela guru SMAN 1 Cisolok, Kabupaten Sukabumi yang mengelami GBS. Foto: ANTARA


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Guru honorer SMAN 1 Cisolok Kabupaten Sukabumi Susan Antela yang lumpuh dan mengalami gangguan penglihatan setelah menerima vaksin dosis kedua, mengundang perhatian dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bahkan orang nomor satu di Indonesia memberikan bantuan untuk pengobatan Susan. Bantuan dari Jokowi tersebut diserahkan melalui Kapolres Sukabumi AKBP M. Lukman Syarif kepada Susan di kediamannya, Kampung Pasir Talaga, Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok.

“Saat ini saya dengan rekan-rekan, ada pak Damramil, Kapolsek, pak Camat, dan Dinkes, ditugaskan oleh Staf Presiden untuk mengawal bantuan pak Presiden kepada ibu Susan,” ujar Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif.

Menurut Lukman, bantuan untuk guru honorer yang mengalami gangguan medis itu, merupakan bentuk perhatian dari Presiden Joko Widodo kepada rakyatnya.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa berguna agar bu Susan bisa sembuh. Bantuannya untuk berobat dan sehari-hari,” tandasnya.

Sementara itu, Susan menghaturkan terima kasih kepada Presiden yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada dirinya serta keluarga.

“Alhamdulillah senang, kalau perasaan intinya pengen sembuh,” ucap Susan.Susan mengaku perhatian dari Presiden ini membuatnya tambah semangat agar dapat sembuh seperti semula.

Apalagi selama ini dirinya sudah menjalankan semua saran dari dokter, termasuk rutin mengkosumsi obat.

“Meskipun di rumah sedikit-sedikit terapi dibantu ade, karena sedikit banyak dia tahu harus bagaimana,” terangnya.

Dibandingakan dengan sebelumnya, kondisi Susan saat ini mulai membaik. Penglihatannya sudah mulai dapat melihat cahaya, melihat bentuk meskipun bentuknya belum lihat seperti apa.

“Misalnya Bibi (Tantenya Susan, red.) ada bentuk bibi, tapi kalau gak dengar suaranya gak tahu itu siapa. Tangan awalnya gak bisa gerak dan kaku ini sekarang bisa, meskipin belum bertenaga, kemudian kaki masih berat dan lemes tapi membaik dari sebelumya,” pungkasnya.

(RS/gar/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds