Honorer Anggap CDOB KSU Angin Segar, Harapan Dianggkat Jadi ASN Tinggi

Kabupaten Sukabumi Utara. Ist

Kabupaten Sukabumi Utara. Ist


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pemekaran Kabupaten Sukabumi sepertinya tidak hanya diharapkan oleh para pejabat dan juga politikus Sukabumi, tetapi juga diharapkan dan dinantikan oleh para tenaga pendidik yang khusus statusnya masih honorer. Mereka berharap, dengan adanya pemekaran para guru honorer bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah otonomi baru.

“Dari kami selaku tenaga honorer memang sangat berharap Pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara segera terwujud. Karena nantinya kami yakin peluang pengangkatan ASN akan semakin terbuka lebar,” ujar seorang guru honorer asal Kecamatan Bantargadung, Rahmat Hidayatullah kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id).

Pria yang sudah belasan tahun menjadi tenaga honorer di sekolah swasta ini mengaku, saat ini peluang ikut bertarung dalam posisi ASN sangat sedikit. Terlebih, selain karena kuotanya yang sangat sedikit, juga tingkat peminatnya sangat tinggi. Hal ini tentunya tidak berbanding lurus antara pelamar dengan kuota ASN yang dibutuhkan.

“Kalau sudah dipekarkan, sedikit banyaknya peluang ataupun kuota ASN ini bertambah. Makanya kami berharap, KSU ini segera terwujud,” imbuhnya.

Rahmat berharap, pejabat daerah dan juga para anggota legislatif benar-benar memperjuangkan KSU agar segera terwujud. Selain diyakini akan berdampak pada pemerataan pembangunan, juga dari sumber daya manusia memberikan banyak peluang untuk ikut mengabdi dan memajukan daerah otonomi baru nanti.

“Khususnya saya berharap kepada para anggota legislatif yang di Senayan. Lakukanlah lobi politik secara intensif agar rencana pemekaran ini tidak sebatas wacana dan segera terealisasi,” pungkasnya berharap.

Sebelumnya, meskipun belum ada kejelasan kapan realisasi Kabupaten Sukabumi Utara, namun pemerintah Kabupaten Sukabumi sudah mempersiapkan segala persyaratannya. Selain sarana dan prasarana yang sudah direncanakan dengan matang, pegawai pemerintahnya pun sudah diprogres demi suksesi pemekaran.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman mengatakan, untuk mengisi daerah persiapan otonomi baru Kabupaten Sukabumi Utara, dirinya mengaku sudah mengkomposisikan pegawai daerah.

“Formasinya 40:60. 40 persen pegawai untuk mengisi daerah persiapan Kabupaten Sukabumi Utara dan 60 persen bertahan di Sukabumi induk,” ujar Ade Suryaman saat dihubungi Radar Sukabumi, kemarin.

Mantan Kabag Hukum Pemkab Sukabumi ini menjelaskan, selama tiga tahun masa persiapan, layanan pemerintah akan fokus pada administrasi. Pegawai yang diperbantukan untuk suksesi persiapan pemekaran bisa saja nanti menjadi pegawai tetap di Pemerintah Kabupaten Sukabumi Utara.

“Kalau semua sudah siap, maka nanti akan dilepas. Selama menjadi daerah persiapan, layanan lebih kepada administrasi,” akunya.

Ade pun mengaku akan menjadi hal yang pasti melakukan rekrutmen pegawai bila Kabupaten Sukabumi Utara terwujud. Ia pun meminta dukungan dari semua lapisan masyarakat agar rencana pemekaran Kabupaten Sukabumi ini bisa berjalan dengan lancar. Hal ini tentunya supaya tujuan dari pemekaran bisa terwujud.

“Yang pasti dari kami sudah mempersiapkan semuanya. Semoga saja semua berjalan dan lancar. Mohon doa dan dukungannya,” pungkasnya.

(RS/ren/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds