Pemkab Siapkan 10 Hektar Lahan untuk Kantor Pusat Pemerintahan CDPOB Kabupaten Sukabumi Utara

Kabupaten Sukabumi Utara. Ist

Kabupaten Sukabumi Utara. Ist


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman mengatakan, pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi sudah menyiapkan kantor pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi Utara berupa aset milik pemerintah daerah dengan seluas kurang lebih 10 hektare.

Sementara untuk pengadaan tanah untuk akses masuk ke lokasi pusat pemerintahan CDPOB KSU pada tahap satu seluas kurang lebih 10.500 meter persegi dengan nilai sekitar Rp15 Milyar pada tahun 2021, tahap dua seluas kurang lebih 41.000 meter persegi dengan nilai sekitar Rp35 Miliyar pada tahun 2021 dan tahap tiga seluas kurang lebih 280.000 meter persegi dengan nilai sekitar Rp240 Miliyar pada tahun 2022 sampai tahun 2026.

Revisi penegasan batas pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi dengan CDPOB KSU hasil dari Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL) pada 2010 menjadi PTRT Badan Informasi Geofasial dengan pendetilan batas 21 kecamatan dan 161 desa dan dua kelurahan melalui penerbitan Peraturan Bupati (Perbup).

Rencana pembentukan CDOB KSU itu, ada 21 Kecamatan dan 161 desa serta dua kelurahan dengan luas cakupan sekitar 947,52 kilometer persegi. Berdasdarkan pendataan jumlah jiwa pada semester dua tahun 2019 ini, jumlah total penduduk Kabupaten Sukabumi ada 2.571.890 jiwa. Sedangkan untuk jumlah penduduk CDOB KSU ada 1.322.442 jiwa dan untuk jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi Induk ada 1.249.448 jiwa yang tersebar di 26 kecamatan dengan luas 3.214. 89 kilometer persegi,” paparnya.

Kabupaten Sukabumi sendiri dibentuk berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 14 tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Sementara untuk mengisi daerah persiapan otonomi baru Kabupaten Sukabumi Utara, dirinya mengaku sudah mengkomposisikan pegawai daerah.

“Formasinya 40:60. 40 persen pegawai untuk mengisi daerah persiapan Kabupaten Sukabumi Utara dan 60 persen bertahan di Sukabumi induk,” ujar Ade Suryaman saat dihubungi Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Senin (19/04/2021).

Mantan Kabag Hukum Pemkab Sukabumi ini menjelaskan, selama tiga tahun masa persiapan, layanan pemerintah akan fokus pada administrasi. Pegawai yang diperbantukan untuk suksesi persiapan pemekaran bisa saja nanti menjadi pegawai tetap di Pemerintah Kabupaten Sukabumi Utara.

“Kalau semua sudah siap, maka nanti akan dilepas. Selama menjadi daerah persiapan, layanan lebih kepada administrasi,” akunya.

Ade pun mengaku akan menjadi hal yang pasti melakukan rekrutmen pegawai bila Kabupaten Sukabumi Utara terwujud. Ia pun meminta dukungan dari semua lapisan masyarakat agar rencana pemekaran Kabupaten Sukabumi ini bisa berjalan dengan lancar. Hal ini tentunya supaya tujuan dari pemekaran bisa terwujud.

“Yang pasti dari kami sudah mempersiapkan semuanya. Semoga saja semua berjalan dan lancar. Mohon doa dan dukungannya,” pungkasnya.

(rs/*/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds