Buruh Kabupaten Sukabumi Dukung Penuh CDOB Kabupaten Sukabumi Utara

Buruh Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam wadah Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Kabupaten Sukabumi.

Buruh Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam wadah Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Kabupaten Sukabumi.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Buruh Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam wadah Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Kabupaten Sukabumi, mendukung pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mengajukan soal pemekaran daerah Kabupaten Sukabumi.

“Dari awal kami atas nama para buruh yang ada di wilayah utara sangat mendukung penuh atas rencana pemekaran Kabupaten Sukabumi menjadi Sukabumi Utara,” kata Ketua DPC Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Kabupaten Sukabumi, Dadeng Nazarudin kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Rabu (07/04/2021).

Menurut Dadeng, wikayah Kabupaten Sukabumi sudah seharusnya dilakukan pemekeran dan dirasakan sangat perlu serta mendesak, mengingat pusat pemerintahan khususnya yang perkantoran pemerintahan berkaitan dengan ketenagakerjaan semuanya berlokasi wilayah utara.

Salah satunya, Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terletak di Jalan Pelabuhan II. Bahkan Gedung Negara Pendopo Sukabumi dan kantor BPJS pun berlokasi di wilayah Kota Sukabumi, meskipun cabangnya berada di wilayah Pelabuhanratu dan tidak ada di wilayah utara.

“Padahal mayoritas industri tersebar di wilayah utara kurang lebih ada 50 perusahaan manufactur aya ada di wilayah utara, mulai dari Kecamatan Cicurug, Cidahu, Parungkuda hingga Ciibadak. Iya data ini hanya data GSBI saja, mungkin akan lebih banyak jumlah perusahaan itu bila dilihat dari data base Disnakertrans Kabupaten Sukabumi,” paparnya.

Untuk itu, ujar Dadeng, setelah mendapatkan kabar bahwa pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama DPRD Provinsi Jawa Barat telah menandatangani kesepakatan mengenai usulan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) di KSU ini, para buruh khususnya yang tinggal dan beraktivitas di wilayah utara merasa gembira.

Lantaran, bila KSU dapat terlealisasi atau terwujud, maka dapat diyakini pelayanan pemerintah kepada masyarakat dapat lebih prima dan efektif serta efisien. Terutama dalam cakupan wilayah dan letak geografis Kabupaten Sukabumi yang sangat luas.

“Maka dengan adanya kabar CDOB KSU ini, kabar menggembirakan bagi kami sebagai buruh wilayah utara, dengan terjadinya pemekaran diharapkan persoalan yang terjadi dalam dunia industri atau ketenagakerjaan dapat tertangani dengan baik oleh pemerintah. Sehingga tercapai iklim kerja yang harmonis dan berkeadilan. Termasuk penanganan pemerintah soal penyerapan calon tenaga kerja yang setiap tahun angkatan kerja meningkat yang selalu teracam menganggur,” pungkasnya.

(RS/den/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds