13 Terdakwa Kasus Sabu 402 Kilogram Divonis Hukuman Mati

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Mejelis hakim Pengadilan Negeri Cibadak menjatuhkan vonis hukuman mati kepada 13 terdakwa perkara sabusabu jaringan Internasioanl seberat 402 kilogram dengan nilai Rp 480 miliar. Sementara satu terdakwa atas nama Risma Ismayanti, dijatuhi vonis 5 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 1 tahun.

Masing-masing terdakwa WNA asal Iran antara lain, Hossein Salari Rashid, Mahmoud Salari Rashid, Atefeh Nohtani. Kemudian WNA asal Pakistan, Samiullah. Sementara Warga Negara Indonesia (WNI) antara lain, Amu Sukawi, Yondi Caesar Yanto, Moh Iqbal Solehudin, Risris Rismanto, Yunan Caesar Rianto, Basuki Kosasih, Illan, Sukendar, Nandar Hidayat dan Risma Ismayanti.

Dalam persidangan yang digalar secara virtual ini, dipimpin oleh majelis hakim yang diketuai Aslan Ainin dan Agustinus, Lisa Fat Fatmasari. Adapun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi yakni Dista Anggara, Dhafi Arsyad, Mat Yasin, Ferdy Setiawan dan Aji Sukartaji. Persidangan untuk perkara narkotika telah dibacakan putsuan dari 14 terdakwa 13 diantaranya hukuman mati dan satu terdakwa dihukum 5 tahun.

“Ya, hari ini (kemarin. red) agenda sidang pembacaan vonis terhadap para terdakwa. Dimana, 13 terdakwa divonis hukuman mati dan satu terdakwa di vonis lima tahun penjara,” jelas Humas PN Cibadak Zulqarnain kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Selasa, (6/4/2021).

Dari 13 terdakwa yang divonis hukuman mati, empat diantaranya merupakan WNA, dan 9 terdakwa merupakan WNI. Vonis yang disampaikan sesuai dengan tuntutan JPU Kejari Kabupaten Sukabumi.

“Untuk 4 WNA, perannya beda-beda yakni mulai dari pemufakatan jahat sesuai dengan UU Narkotika, kemudian untuk 9 WNI, mayrotas adalah kurir dan satu koordinator,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Kejari Kabupaten Sukabumi, Bambang Yunianto menambahkan, vonis yang disampaikan oleh majelis hakim sesuai dengan tuntutan dari JPU. Dimana, 13 terdakwa di vonis hukuman mati dan satu terdakwa divonis lima tahun.

“Putusan atau vonis dari mejelis hakim conform dengan tuntutan JPU. Baik itu kepada 13 terdakwa yang divonis hukuman mati, maupun kepada satu terdakwa yang divonis TPPU selama lima tahun,” tambahnya.

Para terdakwa untuk sementara masih ditahan di Lapas Warungkiara, karena masih ada yang masih dalam proses persdiangan. Sedangkan atas vonis yang dibacakan oleh majelis hakim, JPU dan penasehat hukum para terdakwa menyatakan pikir-pikir.

“Terdakwa masih ditahan di Lapas Warungkiara. Kemudian kedutaan pun hadir hingga menyediakan penerjemah pada para terdakwa WNA,” pungkasnya.

(RS/upi/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds