Bergelombang dan Berlubang, Pengendara Keluhkan Kondisi Jalan Raya Pelabuhan II

Pengguna lalu lintas tampak berhati-hati saat melintasi ruas Jalan Raya Pelabuhan II, Minggu (24/01/2021).

Pengguna lalu lintas tampak berhati-hati saat melintasi ruas Jalan Raya Pelabuhan II, Minggu (24/01/2021).


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Bergelombang dan Berlubang, Pengguna lalulintas mengeluhkan kondisi ruas Jalan Raya Pelabuhan II, mulai dari pertigaan pasar Panggeleseran, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar hingga pertigaan pasar Cikembang, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Minggu (24/01/2021).

Kondisi jalan berlubang di ruas jalan raya milik pemerintah Provinsi Jawa Barat itu, mengalami kerusakan cukup parah terdapat kawasan pasar tradisional pangeleseran dan depan kawasan Klinik Global Medical Center (GMC), Kampung Cibodas, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar.

Seorang warga Kampung Tanjakanlengka, RT 04/04, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Munajat (54) menjelaskan, kondisi jalan penghubung antara Kota dengan Kabupaten Sukabumi itu banyak lubang yang kedalamannya bervariasi. Kondisi kian parah Parah jika turun hujan karena badan jalan digenangi air dan berlumpur.

“Kalau di musim hujan, lubang di jalan ini digenangi air yang bercampur lumpur, sehingga kondisi jalan jadi licin. Tetapi kalau gak hujan seperti sekarang, badan jalan yang berlubang, selain di penuhi kerikil juga berdebu,” kata Munajat kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Minggu (24/01/2021).

Kondisi jalan rusak ini, sambung Munajat, selain berpotensi dan menyebabkan kecelakaan lalu lintas, juga kerap menyebabkan kemacetan arus lalu lintas, khususnya saat memasuki waktu jam masuk dan keluar karyawan sejumlah pabrik yang berada di wilayah Kecamatan Cikembar.

“Iya, kan Cikembar itu merupakan salah satu daerah atau kawasan industri. Makanya, saat buruh pabrik itu keluar dari pabrik pasti akan macet panjang, khususnya saat mereka melintasi jalan berlubang itu,” paparnya.

Keluhan serupa dilontarkan, Adang Dermawan (39) asal warga Kampung Cipicung, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh menjelaskan, di sepanjang ruas Jalan Raya Pelabuhan II ini, terdapat beberapa jalan yang berlubang. Namun yang parah hanya ada dua titik, yakni di perempatan Klinik GMC dan perempatan Pasar Panggleseran.

“Iya, di dua titik itu banyak lubangnya. Sehingga tidak heran jika pengguna lalu lintas, khususnya pengendara sepeda motor banyak yang terjungkal saat melintasi jalan yang berlubang itu,” katanya.

Untuk itu, pengguna lalu lintas apabila tidak berhati-hati saat melintasi ruas Jalan Raya Pelabuhan II, maka tidak sedikit kendaraan, khususnya pengendara roda dua yang terjungkal akibat melintasi jalan berlubang itu. Untuk itu, ia bersama warga lainnya berharap kepada pemerintah agar segera memperbaiki jalan rusak itu.

“Saya berharap kepada pihak terkait agar segera memperbaiki kerusakan jalan ini. Sebab, jika tidak segera diperbaiki dapat terus mengancam keselamatan lalu lintas,” pungkasnya.

(RS/den/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds