Kedatangan Vaksin Covid-19 di Kota Sukabumi Diundur

Ilustrasi.

Ilustrasi.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Rencana pemerintah Kota Sukabumi yang akan mendapatkan vaksin covid-19 pada Jumat (22/1/2021) ternyata gagal. Informasinya pemberian vaksin dari Provinsi Jabar di undur sampai Senin (25/1/2021) mendatang.

“Ya diundur. Seharusnya 22 Januari 2021 sudah tiba. Kayanya menyesuaikan dengan provinsi,” beber Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penan￾ganan (GTPP) Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Hardiana kepada Radar Sukabumi (Grup Pojoksatu.id), jumat (22/1).

Sementara itu, menjelang kedatangan vaksin sejumlah persiapan dan mitigasi pasca vaksinasi sudah dilakukan. Termasuk membentuk tim ahli yang terdiri dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dokter spesialis penyakit dalam, penyakitj antung, penyakit paru, dan dokter Anak.

“Tim ahli tengah melakukan beberapa persiapan jelang vaksinasi, yaitu merumuskan beberapa kekurangan, dan melatih dokter penanggung jawab saat melakukan vaksin nanti,” ucapnya.

Selain itu, persiapannya juga termasuk melakukan kajian terkait kekurangan yang harus segera dibenahi sebelum vaksinasi dilaksanakan.

“ Terkait pendataan untuk pejabat Pemkot, tokoh ulama, dan ketua organisasi profesi kesehatan, masih belum dilakukan, karena masih menunggu instruksi dari pusat,” kata Wahyu.

Sesuai dengan alokasi yang telah diberikan dari pemerintah pusat, Kota Sukabumi mendapatkan sebanyak 4.039 vaksin, dan akan diprioritaskan untuk Nakes serta pekerja penunjang di tempat kesehatan.

“Sedangkan untuk waktu pelaksaan vaksinasi, masih menunggu intruksi dari tim ahli Kemenkes. Namun kemungkinannya akan dilaksanakan di Februari,” ucapnya.

Saat ini kata, Wahyu pemkot baru menerima alat penunjang vaksin Covid-19. Diantaranya, jarum suntik, sefty box, alat pelindung diri (APD), dan berbagai alat penunjang lainnya.

“Tidak hanya sejumlah alat penunjang, tetapi untuk cool box sudah kami terima, tinggal vaksinnya saja,” katanya.

(RS/bam/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds