Pergerakan Tanah di Gegerbitung, Dewan Desak Pemkab Sukabumi Sediakan Tempat Relokasi

Kondisi Bencana pergerakan tanah yang merusak puluhan rumah penduduk di Kedusunan Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung.

Kondisi Bencana pergerakan tanah yang merusak puluhan rumah penduduk di Kedusunan Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Bencana pergerakan tanah yang merusak puluhan rumah penduduk di Kedusunan Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung menyita perhatian serius dari semua kalangan.

Sepert halnya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudi Suryadikrama yang meminta kepada pemerintah daerah untuk segera menyediakan tempat relokasi bagi korban.

Hal itu disampaikan Yudi pada saat turun meninjau ke lokasi gedung SMP Negeri 2 Gegerbitung yang dijadikan sebagai lokasi pengungsian sementara bagi warga terdampak dari bencana alam tersebut.

“Kedatangan kami kesini, untuk peninjauan yang imaksudkan untuk melihat kondisi ratusan warga yang terdampak dari pergerakan tanah itu,” kata Yudi kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Rabu (20/01/2021).

Saat meninjau ke lokasi pergerakan tanah, dirinya menilai bahwa bencana ini dapat menjadi hikmah untuk dijadikan pembelajaran bagi semua pihak. Salah satunya, supaya semua pihak dapat senantiasa menjaga dan konsisten melestarikan alam.

“Saya sudah menyampaikan hal ini, kepada pemerintah desa agar bersama-sama menjaga kelestarian alam,” paparnya.

Meski demikian, menurutnya yang paling penting adalah pemindahan relokasi warga ke tempat lebih aman. Karena menurutnya, tidak mungkin warga terdampak dari bencana alam itu, harus selamanya tinggal di tempat pengungsian sementara yang kondisinya serba darurat.

“Isnya Allah akan kita bahas bersama Ketua DPRD dan rencananya mereka itu akan dievakuasi ke wilayah lahan perhutani. Selain itu, kita juga akan terus mendorong kepada pemerintah untuk segera menyediakan lokasi untuk rumah mereka. Mudah-mudahan ada pencadangan anggarannya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ciengang, Yudius H Bagja menjelaskan, kondisi pergerakan tanah di wilayah yang tengah dipimpinnya itu, semakin meluas. Berdasarkan pendataan hingga saat ini terdapat Kampung Balekembang, Suradita dan Kampung Sirnagalih, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung yang menjadi korban bencana alam itu. Sementara, jumlah pengungsi terdapat 113 Kepala Keluarga (KK) dan 321 jiwa.

Ratusan KK ini, terdiri dari Kampung Balekembang terdapat 42 KK dan 117 jiwa, delapan balita, tiga bumil dan dan dua lansia dan Kampung Sirnagalih terdapat 31 KK dan 86 jiwa, balita tiga, bumil tiga dan lansia tiga orang serta Kampung Suradita 40KK dan 128 jiwa, tiga balita dan satu lansia. Sedangkan untuk jumlah bangunan rusak dikisaran 35 sampai 40 bangunan rumah. Seperti rusak dibagian dinding retak dan ubin pecah.

“Untuk pengungsi, Alhmadulillah hingga saat ini masih dalam kondisi aman. Mereka kita siapkan tempat evakuasi sementara di dua titik. Yakni, di Gedung SDN I Ciengang dan SMPN 2 Gegerbitung,” pungkasnya.

(RS/den/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds