Jual Obat-obatan Terlarang, Warung Mie Instan di Cikembar Digerebek Petugas

Bhabinkamtibmas Desa Cikembar, Bripka Eni Kusrini bersama Babinsa Desa Ciikembar, Serda Yaya Sudaya, saat menggeladah sebuah toko yang menjual obat terlarang berjenis golongan B dengan berkedok warung mie instan di Kampung Cikembar, RT 03/01, Desa/Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (20/01/2021).

Bhabinkamtibmas Desa Cikembar, Bripka Eni Kusrini bersama Babinsa Desa Ciikembar, Serda Yaya Sudaya, saat menggeladah sebuah toko yang menjual obat terlarang berjenis golongan B dengan berkedok warung mie instan di Kampung Cikembar, RT 03/01, Desa/Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (20/01/2021).


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Beragam cara dilakukan para pelaku tindak kejahatan untuk mengelabui aksinya agar tidak tercium petugas kepolisian dan masarakat. Salah satunya seperti yang dilakukan SI (24) asal warga Kabupaten Aceh, Provinsi Aceh Utara.

Untuk mengecoh agar aksinya menjual barang haram jenis obat golongan B (tarmadol dan eximer), ia membuka warung mie instan di Kampung Cikembar, RT 03/01, Desa/ Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Tapi seperti peribahasa ‘sepandai pandainya menyimpan bangkai, pasti akan tercium juga’, aksi SI pun akhirnya terbongkar. Polsek dan Koramil Cikembar pun menggerebek lokasi dan mengamankan pelaku bersama barang buktinya.

Informasi yang dihimpun, penggerebekan ini bermula saat petugas Bhabinkamtibmas Desa Cikembar, Bripka Eni Kusrini bersama Babinsa Desa Ciikembar, Serda Yaya Sudaya mendapatkan laporan dari warga dan tokoh pemuda yang resah perihal aktivitas penjual obat tersebut.

“Awal mulanya memang kami mendapatkan laporan dari warga dan pemuda yang merasa resah dengan keberaan warung tersebut karena diduga menjual obat-obatan terlarang,” kata Bhabinkamtibmas Desa Cikembar, Bripka Eni Kusrini kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Rabu (20/01/2021).

Setelah mendapatkan laporan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta warga dan tokoh pemuda langsung melakukan pemantauan untuk mengetahui pergerakan serta aktivitas warung yang diindikasikan menjual obatobatan terlarang tersebut. Akhirnya Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta tokoh pemuda mendatangi warung tersebut.

“Kami datang ke sana baikbaik dan menanyakan pemilik warungnya siapa kepada penjaga warung yang diketahui berinisial SI (24) asal warga Kabupaten Aceh, Provinsi Aceh Utara. Dan ternyata, saat saya geledah ada obat tarmadol sekitar 30 butir dan eximer 161 butir,” imbuhnya.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds