Tujuh Penambang Emas Ilegal di Kawasan Pesisir Pantai Minajaya Diciduk Petugas Gabungan

Petugas gabungan saat melakukan operasi tambang emas liar di kawasan pesisir pantai Minajaya, tepatnya di Kampung Cikulawing, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Selasa (19/01/2021).

Petugas gabungan saat melakukan operasi tambang emas liar di kawasan pesisir pantai Minajaya, tepatnya di Kampung Cikulawing, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Selasa (19/01/2021).


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Kasus penambangan emas tanpa izin (Peti) di Kabupaten Sukabumi seolah tak ujungnya. Selasa (19/1/2021), lagi-lagi petugas gabungan berhasil meringkus tujuh terduga pelaku tindak pidana penambangan emas ilegal di kawasan pesisir pantai Minajaya, tepatnya di Kampung Cikulawing, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Plt Camat Surade, Ukat Sukayat mengatakan, ketujuh terduga pelaku tambang emas ini, telah berhasil diciduk petugas gabungan dari Polsek Surade, Koramil 2214/Surade, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Surade dan anggota Karang Taruna Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, saat melakukan operasi di wilayah tersebut sekira pukul 12.30 WIB.

“Ketujuh pelaku ini, diamankan petugas gabungan saat mereka tengah berada di lokasi tambang,” kata Ukat kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Selasa (19/01/2021).

Ketujuh pelaku ini, telah diringkus petugas gabungan setelah Muspika Kecamatan Surade mendapatkan laporan dari warga mengenai aktivitas tambang emas yang tidak memiliki izin.

“Setelah itu, kami langsung melakukan rapat secara internal. Setelah ada kesepakatan bersama, akhirnya kami langsung turun ke lapangan dan menertibkan aktivitas tambang liar itu,” bebernya.

Para pelaku sendiri, sudah beroperasi atau melakukan aktivitasnya di kawasan tersebut sudah berlangaung sekitar satu pekan terakhir.

“Jadi, memang sudah kami intai dari jauh-jauh hari. Namun, mereka berhasil kita ringkus pada siang tadi,” imbuhnya.

Pihaknya menambahkan, operasi penambang emas liar ini, sengaja dilakukan selain untuk menertibkan para pelaku tambang tanpa izin, juga untuk menjaga ekosistem alam. Karena menurutnya, aktivitas tambang liar itu, dinilai telah merusak alam dan ekosistem yang ada di wilayah yang tengah di pimpinnya itu.

“Intinya, kami tidak akan menutup menghalang-halangi semua aktivitas tambang, bila mereka dalam melakukan aktivitasnya telah sesuai dengan aturan dan prosedur yang ada. Namun jika mereka nekat melakukan tambang tanpa mengantongi izin, maka Muspika Kecamatan Surade akan segera bertindak tegas sesuai aturan dan tanpa pandang bulu,” tandasnya.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds