Masuki AKB, Objek Wisata Pemandian Air Panas di Kota Sukabumi Tambah Lesu

Objek wisata Pemandian Air Panas (PAP) Cikundul, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Ist

Objek wisata Pemandian Air Panas (PAP) Cikundul, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Ist


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), objek wisata Pemandian Air Panas (PAP) Cikundul, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, masih sepi pengunjung. Hal ini, terjadi sejak pandemi Covid-19 melanda khususnya wilayah Sukabumi.

Dari informasi yang diperoleh, sebelum adanya penyebaran virus Corona, jumlah pengunjung saat akhir pekan sebanyak 400 hingga 500 orang. Namun, saat ini paling banyak diangka 200 orang.

“Apalagi setelah adanya pembatasan jumlah pengunjung sebanyak 50 persen. Tentunya jumlah pengunjung saat ini menurun,” kata Pengelola PAP Cikundul, Indra Gunawan kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Selasa (19/01/2021).

Saat ini, lanjut Indra, para pengunjungpun didominasi warga setempat yang menghabiskan waktu liburnya dengan keluarga untuk mandi di PAP Cikundul.

“Memang ada beberapa warga dari luar Kota Sukabumi tetapi bisa diitung dengan jari. Kebanyakannya pengunjung lokal saja,” ujarnya.

Indra mengulas, harga tiket masuk saat ini tidak ada perubahan misalnya saja, anak hanya ditarif seharga Rp 6.000, dewasa Rp 8.000, tiket kamar rendam Rp30.000 per jam maksimal tiga orang, cotage hari biasa Rp 110.000 per 12 jam dan cotage hari libur Rp 125.000 per 12 jam.

“Tarif masuk tidak ada perubahan dan tetap normal seperti sebelumnya,” ulasnya.

Indra menambahkan, saat pandemi Covid-19 ini PAP Cikundul juga menerapkan protomol kesehatan untuk mengantisipasi adanya penyebaran virus Corona.

“Kami sediakan tempat cuci tangan untuk para pengunjung sebelum masuk. Selain itu, pengunjung juga diwajibkan menggunakan masker,” paparnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Udep Daelani (39) mengaku bersama keluarganya memanfaatkan waktu luang untuk mandi di PAP Cikundul lantaran dipercaya dengan mandi di PAP ini bisa merefleksi berbagai penyakit seperti, gatal, rematik dan penyakit lainnya.

“Ya, informasinya kalau mandi disini bisa untuk refleksi karena airnya di sini ada campuran belerang. Kebetulan hari ini saya tidak ada kegiatan sehingga memutuskan untuk berkunjung ke PAP bersama keluarga,” pungkasnya.

(RS/bam/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds