Pembangunan Double Track Kereta Api Bogor – Sukabumi dan Pembebasan Bangunan di Lahan PT KAI Menggantung

Kereta api Pangrangio, jurusan Sukabumi-Bogor saat menunggu penumpang yang akan diberangkatkan. Ist

Kereta api Pangrangio, jurusan Sukabumi-Bogor saat menunggu penumpang yang akan diberangkatkan. Ist


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pembangunan double track Kereta Api Bogor – Sukabumi dan pembebasan bangunan di lahan PT KAI nasibnya menggantung. Soalnya, sampai saat tidak ada kejelasan, padahal Dirjen Perkeretaapian akan membayar ganti rugi bangunan yang ditempati masyarakat di lahan PT KAI pada Februari 2020 lalu.

“Iya informasinya, pembangunan double track itu hanya sampai daerah Cicurug ,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdul Rachman kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Kamis (03/12/2020).

Untuk wilayah Cicurug Kabupaten Sukabumi sampai Kota Sukabumi itu medan untuk pembangunan double track sangat besar. Sehingga memerlukan anggaran yang sangat besar juga.

“Apalagi saat ini kondisi Pandemi Covid-19. Anggaran semua terecofusing ke penanganan dan pemulihan ekonomi,” katanya.

Begitupun mengenai ganti rugi bangunan untuk wilayah Kota Sukabumi. Sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari pemerintah pusat.

“Memang waktu itu sudah di data, mungkin nanti kalau sudah ada anggaran bisa cepat di selesaikan, karena Dirjen sudah punya data basenya,” jelasnya.

Kondisi seperti ini yang menjadi masalah yakni anggaran. Pemerintah pusat harus menganggarkan kembali untuk pembebasan dan pembangunan double track Bogor Sukabumi.

“Nanti kalau ada informasi lanjutkan, kita informasikan kepada masyarakat. Soalnya itu bukan ranah kami, kami hanya memfasilitasi saja informasi,” pungkasnya.

(RS/bal/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds