Perwal Sanksi Pelanggaran Prokes di Kota Sukabumi Belum Berlaku

ACHMAD FAHMI, Walikota Sukabumi

ACHMAD FAHMI, Walikota Sukabumi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Peraturan Wali (Perwal) nomor 36 tahun 2020 tentang pengenaan sanksi administratif terhadap pelanggaran protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19 masih belum ditegakan oleh Pemerintah Kota Sukabumi. Pasalnya, hingga saat ini masih dalam tahap sosialisasi kepada masyarakat.

“Kita akan adakan rapat koordinasi dengan unsur Forkopimda tentang penegakan perwal tersebut,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, kamis (19/11).

Fahmi menjelaskan, penegakan Perwal tentang protokol kesehatan tersebut akan dilaksanakan bersama seluruh unsur Forkopimda dan melibatkan semua pihak. Jadi, tidak hanya dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi saja.

“Termasuk sanksi bagi pelanggar perwal tersebut, besok kita bicarakan dengan Forkipimda,” ucapnya.

Terkait rencana untuk merubah perwal pelanggaran protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19 untuk menjadi Peraturan Daerah, kata Fahmi, Pemkot Sukabumi masih akan melihat dulu efektifitas dari perwal tersebut.

“Belum, kita maksimalkan dulu Perwal ini. Kita lihat apakah dengan perwal sudah bisa mencukupi atau seperti apa,” ujarnya.

Melihat tren penambahan kasus konfi rmasi yang masih terus berlanjut, Fahmi menghimbau kepada masyarakat untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan 3M yaitu, Memakai Masker, Menjaga Jarak Aman, dan Mencuci Tangan dan 2M (menghindari kerumunan dan menghindari rapat di ruang tertutup).

“Jadi, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi, melalui Pemerintah Daerah, kembali mengingatkan masyarakat untuk menerapkan 3M+2M,” pungkasnya.

(RS/bal/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds