Kabupaten Sukabumi Naik Level Jadi Zona Oranye Covid-19

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Tingginya jumlah peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Sukabumi, membuat level statusnya berubah dari zona kuning (rendah) menjadi zona oranye (sedang).

Bahkan terbaru, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sukabumi kembali mengumumkan terdapat 29 warganya dinyatakan positif berdasarkan pemeriksaan sample swab.

Anggota Bidang Pengelolaan Data Publik Laporan dan Operasional Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Eneng Yulia Handayani kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), mengatakan, berdasarkan rilis dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, 29 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, telah tersebar di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi.

Diantaranya, Kecamatan Nagrak, Cibadak, Cicurug, Parungkuda, Kalapanunggal, Cicantayan, Cikembar, Parakansalakdan Kecamatan Cidahu.

“Ke-29 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini, telah memiliki berbagai ragam riwayat. Seperti kontak erat dengan terkonfirmasi positif, Nakes, perjalanan ke luar daerah Sukabumi. Seperti Jakarta, karyawan hotel di Jakarta, karyawan Paskes kontak erat dengan terkonfirmasi dan lainnya,” kata Eneng kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Rabu (21/10/2020).

Sementara itu, berdasarkan rilis dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, kini jumlah kasus pasien positif Covid-19 dari awal hingga saat ini, terdapat 440orang. Dari ratusan pasien ini, 335 orang dinyatakan sembuh dan 31 orang di isolasi serta 70 orang diantaranya masih dilakukan isolasi mandiri dan empat diantaranya meninggal dunia karena positif Covid-19.

“Meskipun terdapat 29 pasien positif, namun terdapat 13 warga Kabupaten Sukabumi yang sebelumnya positif Covid-19, tetapi telah dinyatakan sembuh setelah menjalani pemeriksaan sample swab,” pungkasya.

(RS/den/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds