Tekan Penyebaran Covid-19, Operasi Yustisi di Sukabumi Diperpanjang

Petugas gabungan saat melakukan operasi Yustisi di ruas Jalan Raya Nasional Palabuhanratu - Cisolok.

Petugas gabungan saat melakukan operasi Yustisi di ruas Jalan Raya Nasional Palabuhanratu - Cisolok.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI — Untuk terus menekan penyebaran covid-19, Pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi akan memperpanjang operasi Yutisi. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Sukabumi, Acep Saeffudin mengatakan, berbagai upaya telah di lakukan pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi dalam menekan penyebaran virus corona atau Covid 19.

Salah satunya dengan menggencarkan operasi Yustisi yang diselenggarakan di setiap daerah di Kabupaten Sukabumi.

“Untuk meningkatkan kesadaran maayarakat dalam mematuhi protokol kesehatan, maka Satpol PP Kabupaten Sukabumi akan melanjutkan operasi pengawasan protokol kesehatan Covid-19,” kata Acep kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Selasa (20/10/2020).

Selain melaksanakan operasi Yustisi, sambung Acep, saat ini Satpol PP terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19 dimasa menghadapi pesta Demokrasi Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020.

“Operasi Yustisi akan terus diperpanjang dan direncanakan akan berakhir sampai pertengahan Nopember 2020 nanti,” paparnya.

Kini Satpol PP Kabupaten Sukabumi tengah fokus terhadap pengawasan protokol kesehatan. Lantaran, saat ini tengah ramai kegiatan masa kampanye sebagai salah satu tahapan Pilkada Kabupaten Sukabumi.

“Pengawasan protokol kesehatan pada masa kampanye para calon Bupati dan wakil Bupati tidak hanya dilakukan Satpol PP saja. Namun juga bekerjasama dengan Bawaslu serta gugus tugas di setiap wilayah.

Sementara itu, Pjs Bupati Sukabumi, Raden Gani M mengatakan, selain melakukan operasi Yustisi, pemerintah daerah juga tak henti-hentunya melakukan sosialisasi, edukasi dan penegakan hukum kepada warga yang melanggar protokol kesehatan.

“Ini terus dilakukan dalam upaya menekan penyebaran Covid-19. Hal itu agar masyarakat tidak menganggap sederhana Covid-19,” kata R Gani.

Bukan hanya itu, pihaknya juga telah menginstruksikan kepada seluruh camat yang ada di Kabupaten Sukabumi untuk bekerjasama dengan seluruh pemerintah, RT dan RW untuk melakukan penelusuran dan pelacakan terhadap warga pendatang dari luar daerah.

“Ini memang perlu kerja keras. Termasuk, kita operasi yustisi bukan ingin menghukum masyarakat. Namun, bukti pemerintah mencintai rakyatnya. Agar masyarakat displin memakai masker demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

(RS/den/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds