Pasien Positif Covid-19 di Sukabumi Bertambah 21 Orang

Ilustrasi covid 19

Ilustrasi covid 19


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Penambahan kasus positif Covid-19 di Kota dan Kabupaten Sukabumi belum menunjukan tanda-tanda grafiknya menurun. Bahkan, penyebarannya cenderung lebih meningkat ketimbang sebelum masa new normal diberlakukan. Terbukti, dalam kurun waktu sehari Kemarin (27/9), di Kota bertambah tiga pasien dan Kabupaten Sukabumi bertambah 18 pasien positif.

Di Kabupaten Sukabumi sendiri, penambahan kasus terus meningkat tajam. Minggu, (27/9) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sukabumi mengumumkan jumlah pasien positif berdasarkan pemeriksaan sample swab bertambah 18 orang.

Ke-18 pasien tersebut, tersebar di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Yakni, perempuan berusia 44 tahun asal Kecamatan Nagrak, laki-laki berusia 39 tahun asal Kecamatan Sukaraja, perempuan 33 tahun dan 44 tahun dan laki-laki 34 tahun asal Kecamatan Cisaat, laki-laki 44 tahun asal Kecamatan Cidahu, laki-laki 39 tahun asal Kecamatan Cicurug.

Kemudian, laki-laki 44 tahun asal Kecamatan Cibadak, laki-laki 39 tahun asal Kecamatan Caringin, laki-laki 30 tahun asal Kecamatan Cidahu, laki-laki 50 tahun asal Kecamatan Bojonggenteng, perempuan 42 tahun asal Kecamatan Parungkuda, perempuan 35 tahun asal Kecamatan Parakansalak, laki-laki 28 tahun dan perempuan 48 tahun asal Kecamatan Cibadak, laki-laki 37 tahun asal Kecamatan Cikembar dan laki-laki 66 tahun serta perempuan 57 tahun asal Kecamatan Cisaat.

“Ke-18 pasien tersebut, mayoritas dari kalangan ibu rumah tangga sama dengan pekerja swasta dan para wiraswasta,” kata Anggota Bidang Pengelolaan Data Publik Laporan dan Operasional Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Eneng Yulia Handayani kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Minggu (27/09/2020).

Para pasien ini telah terpapar Covid-19 karena mereka memiliki berbagai riwayat. Seperti pasien asal Kecamatan Nagrak dan Kecamatan Sukaraja, memiliki riwayat mobilitas Kota-Kabupaten Sukabumi, perempuan asal Cisaat memiliki riwayat pulang dari Belanda, pasienCidahu mobilitas Sukabumi-Bogor, laki-laki Cicurug selalu bepergian ke daerah Bogor Selain itu, laki-laki asal Cibadak pulang dari Bogor, laki-laki Caringin pulang dari Bogor ke Sukabumi, laki-laki Cidahu mobilitas Jakarta-Bogor- Sukabumi, laki-laki asal Bojonggenteng bepergian ke daerah Jakarta, perempuan Parungkuda telah kontak erat dengan orang yang mobilitas Jakarta-Sukabumi, dan lainnya.

“Ke-18 pasien ini, tengah dilakukan pengawasan tim medis baik rumah sakit maupun pihak medis dari Gugus Tugas Covid-19 tingkat kecamatan,” pungkasnya.

Sementara itu, GTPP Covid-19 Kota Sukabumi juga kembali mengumumkan penambahan tiga kasus terkonfirmasi positif dari Kecamatan Lembursitu dan Kecamatan Warudoyong, Minggu (27/9). Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana mengungkapkan, ketiga kasus baru ini, hasil testing dari pasien berstatus suspect dengan gejala anosmia.

“Penambahan tiga kasus ini yakni, laki-laki 55 tahun dan perempuan 42 tahun warga Kecamatan Lembursitu dan perempuan 66 tahun dari Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong,” ungkap Wahyu kepada wartawan, Minggu (27/9).

Dua orang yang terkonfirmasi positif saat ini diisolasi mandiri di rumah dan satu pasien harus di rawat di rumah sakit rujukan Covid- 19.

“Dua pasien diisolasi mandiri dan satu orang lagi diisolasi rumah sakit rujukan,” ujarnya.

Selain yang terkonfirmasi positif, GTPP juga mencatat ada penambahan dua kasus suspect hasil pendataan rekan-rekan puskesmas dan fasilitas kesehatan di Kota Sukabumi.

“Kami umumkan juga ada dua pasien positif Covid-19 sembuh,” imbuhnya.

Dengan penambahan positif saat ini ini, dari total sebanyak 203 kasus positif, 172 pasien sudah dinyatakan sembuh, 29 orang masih mengawasi dan merawat dan dua orang meninggal dunia.

“Kami minta warga tetap menerapkan protokol kesehatan untuk segera memutus ratai pandemi Covid-19,” pungkasnya.

(RS/den/bam/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds