Pasien Positif Covid-19 di Sukabumi Kembali Bertambah, Lima Guru Positif

Ilustrasi.

Ilustrasi.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Sebanyak 1.197 guru di Kabupaten Sukabumi sudah mengikuti tes swab masal yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sukabumi. Dari total tersebut, ternyata lima orang dinyatakan positif.

“Kelima guru itu berasal dari Kecamatan Kalibunder, Warungkiara, Cikidang, Surade dan Parungkuda,” kata Staf GTPP Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Eneng Yulia Handayani kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Rabu (23/09/2020).

Para tenaga pendidik atau guru yang mengikuti tes swab ini, mulai dari jenjang SD hingga SMA sederajat di Kabupaten Sukabumi. Adapun pelaksanaannya, digelar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu, serta di Labkesda Kabupaten Sukabumi di Cibadak.

“Tes swab itu, dilakukan sebagai syarat sekolah tatap muka, setelah beberapa bulan dilakukan secara daring,” ujarnya.

Tak hanya itu, jumlah kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sukabumi juga semakin melonjak. Jumlah pasien positif berdasarkan pemeriksaan sample swab, bertambah 14 orang. Dengan rincian, laki-laki 47 tahun asal Kecamatan Cicurug, perempuan berusia 50 tahun asal Kecamatan Parungkuda, perempuan 46 tahun asal Kecamatan Palabuhanratu, laki-laki 23 tahun asal Kecamatan Cibadak.

Serta perempuan 41 tahun asal Kecamatan Palabuhanratu, perempuan 27 tahun asal Kecamatan Cikidang, laki-laki 51 tahun asal Kecamatan Gunungguruh, laki-laki 73 tahun asal Kecamatan Cibadak, perempuan 51 tahun asal Kecamatan Nagrak, laki-laki 30 tahun asal Kecamatan Nagrak, perempuan 23 tahun asal Kecamatan Nagrak, perempuan 65 tahun asal Kecamatan Cicurug, laki-laki 38 tahun asal Kecamatan Cicurug dan perempuan 25 tahun asal Kecamatan Cibadak.

“Pada hari sebelumnya, jumlah pasien positif hanya berjumlah 144 orang. Karena ada penambahan 14 orang, jumlah total pasien positif saat ini menjadi 158 orang,” beber Eneng.

Ke-14 pasien tersebut, telah terpapar Covid-19 karena mereka memiliki berbagai riwayat. Seperti pasien laki-laki asal Kecamatan Cicurug yang merupakan karyawan perusahaan, kemungkinan terpapar karena menerima tamu dari luar kota.

Kemudian pasien perempuan asal Kecamatan Parungkuda merupakan seorang Nakes atau tenaga kesehatan, perempuan asal Palabuhanratu merupakan ibu rumah tangga dan tidak ada riwayat perjalanan, laki-laki asal Kecamatan Cibadak ia telah terkonfirmasi positif karena bekerja di Bogor serta bolak-balik ke Sukabumi dan berbagai riwayat lainnya.

“Meski ada penambahan, namun update hari ini (kemarin. red) juga terdapat pasien sembuh sebanyak sembilan orang. Mereka merupakan warga Kecamatan Cisaat, Surade, Cikidang, Ciracap, Sukalarang, Parungkuda dan Gunungguruh,” pungkasnya.

Sementara itu, Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan epidemilogi terhadap guru yang hasil swab positif.

“Untuk hasil swab masif yang sudah masuk, yang positif sedang dilakukan penyelidikan epidemilogi. Sudah ada kesimpulan penyelidikan dipastikan akan di publikasikan. Demikian juga hal yang sama hasil laporan dari aplikasi Allrecord yang langsung ke pusat,” singkatnya.

(RS/upi/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds