Diterjang Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Kota Sukabumi Porak Poranda

Mobil dinas milik RSUD R Syamsudin SH ringsek setelah tertimpa pohon yang tumbang akibat angin kencang saat Kota Sukabumi diguyur hujan sejak sekitar Pukul 15.40 WIB, rabu (23/9/2020).

Mobil dinas milik RSUD R Syamsudin SH ringsek setelah tertimpa pohon yang tumbang akibat angin kencang saat Kota Sukabumi diguyur hujan sejak sekitar Pukul 15.40 WIB, rabu (23/9/2020).


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Musibah datang silih berganti. Setelah banjir bandang menerjang wilayah Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Kali ini, giliran Kota Sukabumi dibuat porak poranda akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sekitar Pukul 15.40 WIB, kemarin (23/9).

Sebanyak 60 rumah dan empat kendaraan roda empat rusak akibat tertimpa pohon yang tumbang dan angin kencang. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tapi kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta sampai Rp300 juta.

Dari data yang tercatat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, pohon tumbang terjadi di Kecamata Cikole, Kecamatan Cibeureum, Kecamatan Gunung Puyuh dan Kecamatan Warudoyong .

“Akibat pohon tumbang ini, ada empat kendaraan yang tertimpa hingga mengalami rusak ringan dan berat. Adapun kerusakan rumah, bukan diakibatkan tertimpa pohon tetapi langsung diterjang angin kencang. Dan kebanyakan kerusakan di bagian atap rumahnya,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardani saat disambangi Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id) di ruang kerjanya, Rabu (23/9).

Imran menjelaskan, kerusakan 60 rumah dan sekitar 180 jiwa semuanya terjadi di Kelurahan Cisarua.

“Selain mengakibatkan pohon tumbang, juga di Babakan Jampang Cisarua tejadi longsor. Kalau melihat data yang ada, kerusakan rumah kebanyakan terjadi di RW 11. Dimana, kerusakannya mencapai 33 unit rumah. Tapi alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” tambahnya.

Menyikapi kejadian ini, BPBD Kota Sukabumi menerjunkan sebanyak 12 personel untuk melakukan evakuasi dan melakukan penghitungan kerugian serta mengetahui bantuan apa saja yang dibutuhkan korban bencana alam tersebut.

“Dalam penanganan ini, kami juga berkoordinasi dengan Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Polri, TNI dan Tagana. Adapun penangananya, pohon tumbang terutama yang menghalangi akses jalan ditangani dengan dilakukan pemotongan untuk membuka akses jalan tersebut serta membersihkan puing reruntuhan,” lanjut Imran.

Tidah hanya itu, BPBD juga sudah memberikan bantuan berupa terpal kepada korban yang rumahnya mengalami kerusakan baik ringan, sedang, maupun berat.

“Kami minta warga bisa lebih waspada memasuki musim hujan ini, terutama bagi yang memiliki rumah dipinggir sungai maupun berdekatan dengan tebing,” imbaunya.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi sudah mengintruksikan jajaran camat, lurah dan BPBD Kota Sukabumi untuk mengantisipasi hal tersebut.

“Tadi langsung ketika hujan, sudah diperintahkan kepada lurah dan camat untuk bersiapsiaga, termasuk BPBD. Jadi antisipasi dengan kondisi terburuk yang mungkin saja terjadi. Alhamdulilllah semuanya sigap, cepat, sehingga penanganan di beberapa ruas jalan juga cepat teratasi,” singkatnya.

(RS/bam/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds