Dilanda Hujan Deras, Tiga Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Diterjang Longsor

Petugas Desa Mangunjaya bersama Babinsa saat meninjau lokasi longsor yang menerjang rumah warga di Kampung Cijulang, RT 28/06, Desa Mangunjaya, Kecamatan Waluran, Selasa (22/9/2020).

Petugas Desa Mangunjaya bersama Babinsa saat meninjau lokasi longsor yang menerjang rumah warga di Kampung Cijulang, RT 28/06, Desa Mangunjaya, Kecamatan Waluran, Selasa (22/9/2020).


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Hujan deras yang melanda Sukabumi, bukan hanya menyebabkan bencana banjir bandang. Namun, juga mengakibatkan bencana longsor.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa longsor telah menerjang tiga kecamatan. Seperti di Kecamatan Waluran, satu rumah warga milik Bendi (39) di Kampung Cijulang, RT 28/06, Desa Mangunjaya, Kecamatan Waluran, diterjang material longsor, hingga rumahnya bergeser satu meter.

Sementara di Kecamatan Pabuaran, bencana longsor telah menerjang wilayah Kampung Ciasih, RT 25/05, Desa Ciwalat, Kecamatan Pabuaran, hingga menyebabkan kerusakan pada lahan pertanian dan fasilitas umum.

Sedangkan di Kecamatan Lengkong, satu rumah milik Ajid (50) warga Kampung Cimanggu, RT 21/03, Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, rusak. Lantaran, dinding rumahnya diterjang material longsor.

 

Seorang warga Kampung Cipicung, RT 2/1, Desa Mangunjaya, Kecamatan Waluran, Dede Intan Slamet (35) mengatakan, bencana longsor yang terjadi pada Senin (21/9) sekira pukul 22.15 WIB ini, terjadi setelah wilayah tersebut dilanda hujan deras.

“Akibatnya, tebing setinggi 10 meter dengan lebar 10 meter longsor dan materialnya langsung menerjang rumah Pak Bendi,” jelas Dede kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Selasa (22/09/2020).

Saat kejadian, sambung Dede, seluruh keluarga korban longsor tengah tertidur lelap di dalam rumahnya. Mereka terkejut. Lantaran, rumah yang memiliki ukuran sekitar 7 x 8 meter itu, diterjang material longsor.

“Saat rumahnya di terjang material longsor. Keluarga Pak Bendi langsung keluar rumah. Lantaran, mereka kaget rumah panggung miliknya langsung bergeser sekitar 1 meter,” ujarnya.

Pihaknya mengaku telah mengetahui kejadian tersebut, bermula saat ia tengah mengajar siswanya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gunungrosa, Kecamatan Waluran.

“Saat itu, siswa saya atas nama Sarip yang duduk di kelas IV mengaku rumahnya di terjang longsor. Makanya, setelah pulang sekolah saya langsung melihat rumahnya. Ternyata benar, rumah milik siswa saya bergeser sekitar 1 meter akibat diterjang longsor,” ujarnya.

Sementara itu, Kaur Keuangan Desa Mangunjaya, Abu mengatakan, pihaknya membenarkan soal bencana longsor yang menerjang rumah milik warganya di Kampung Cijulang itu.

“Iya, benar ada longsor di sini. Bahkan, rumah korban juga sampai bergeser sekitar 1 meter. Kalau semisal rumah Pak Bendi dibangun oleh tembok, saya yakin pasti akan jebol,” katanya.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds

ilustrasi-miras

MPR RI Blak-blakan Soal Perpes Miras

Jadi, demi melindungi seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana perintah konstitusi, dan untuk kemaslahatan terbesar bagi rakyat dan NKRI, juga sesuai dengan …