Bus Rapid Transit Si Tayo Segera Mengaspal

Bus Rapid Transit (BRT) atau lebih di kenal Si Tayo saat melaju di Jalur Lingkar Selatan.

Bus Rapid Transit (BRT) atau lebih di kenal Si Tayo saat melaju di Jalur Lingkar Selatan.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI — Dengen keterbatasan anggaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, akhirnya bakal segera melauncingkan uji coba mengoperasikan Bus Rapid Transit (BRT) atau Si Tayo pada Kamis (24/9/2020) mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Sukabumi, Abdul Rachman mengatakan, anggaran untuk uji coba BRT ini dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) salah satu perusahaan dan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi.

“Alhamdulillah uji coba pengoprasian rencananya akan dilakukan pada Kamis mendatang,” kata Abdul kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Senin (21/09/2020).

Lanjut Abdul, sejauh ini Dishub sudah melayangkan pengajuan kepada Pemprov Jabar untuk pengurusan trayek di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi.

Tak hanya itu, Dishub juga bakal berencana membanhun dua halte di Cibolang, Kabupaten Sukabumi dan Selakaso, Kota Sukabumi.

“Kami sudah mengajukan kepada Pemprov Jabar untuk trayeknya karena berlokasi di jalur provinsi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kabid Lalu Lintas (LLA) dan Angkuta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, Unang Junaedi mengungkapkan, mengoprasikan sebanyak lima bus ini memerlukan anggaran sebesar Rp30 juta perbulannya.

“Saat ini kendalanya tidak ada anggaran. Karena baru dianggarkan oleh Pemkot itu pada Oktober mendatang, sedangkan untuk pelaksanaanya akan dilaksanakan pada 24 September ini,” terangnya.

Kendati demikian, lanjut Unang, Dishub bakal berusaha mengoprasikan bus tersebut sesuai waktu yang sudah ditergetkan.

“Dengan keterbatasan yang ada, apabila tidak semua bus bisa sekaligus dioperasikan kami akan mencoba satu bus dulu,” paparnya.

Selama uji pengoperasian, Dishub akan menggratiskan ongkos bagi masyarakat yang hendak menaiki BRT tersebut hingga akhir tahun ini.

“Ya selama tahun ini kami akan menggratiskannya. Kedepannya untuk pengelolaan BRT ini bakal dikelola oleh pihak ketiga,” pungkasnya.

(RS/bam/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds