Dua Guru di Kota Sukabumi Terkonfrimasi Positif Covid-19

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Kabar buruk datang dari dunia pendidikan di Kota Sukabumi. Ditengah gencar mempersiapkan diri untuk kembali menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, dua tenaga pengajar tingkat SMA/SMK terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itu diketahui setelah sebelumnya Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Sukabumi meriliskan perkembangan terbaru hasil pengambilan sample swab kepada ratusan guru SMA/SMK sederaja di Kota Sukabumi. Ini dilakukan sebagai syarat persiapan menggelar KBM tatap muka secara langsung di sekolah, Senin (31/8/2020).

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menurutnya, hasil tersebut sesuai pemerikasaan labkesda Provinsi Jawa Barat usai dilakukan pemeriksaan sample swab PCR kepada guru-guru di Kota Sukabumi per tanggal 19 Agustus 2020.

“Secara bertahap kita lakukan tes swab kepada guru-guru sebagai salah satu syarat untuk persiapan KBM tatap muka. Tadi hasilnya sudah kita terima, tetapi baru 50 persen yang keluar. Sisanya masih dalam tahap pemeriksaan,” tutur Fahmi yang juga sebagai Ketua Tim GTPP Covid-19 Kota Sukabumi.

Fahmi menjelaskan, dari sejumlah sampel swab PCR tersebut, ada dua orang tenaga pengajar yang telah dinyatakan terkonfrimasi Covid-19. Namun ia memastikan jika keduanya secara cepat sudah ditangani dengan melakukan perawatan dan isolasi.

“Nanti keduanya juga akan segera kembali dilakukan pengambilan sempel swab,” tambahnya.

Namun secara rinci, Fahmi tidak menjelaskan terkait adanya dua tenaga pengajar di tingkat SMA/SMK yang terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan pemeriksaan swab PCR oleh Labkesda Jabar. Hingga saat ini, pihaknya masih belum dapat memastikan waktu pelaksaan belajar tatap muka.

“Nanti kita akan konfirmasi lagi, karena hari ini kita juga akan ada video konfrensi dengan Kemenkes khusus untuk membahas belajar tatap muka,” ucapnya.

Selain tenaga pengajar, kasus positif juga bertambah satu kasus. Sehingga saat ini, jumlah kasus yang terkonfirmasi positif di Kota Sukabumi menjadi 130 orang. Dimana, 116 diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan 14 orang lainnya masih dalam masa masa isolasi.

“Sedangkan kasus suspek menjadi 168 kasus, dengan 165 masih dalam status isolasi dan tiga lainnya sudah dinyatakan selesai isolasi,” kata Juru Bicara GTPP Kota Sukabumi, Wahyu Handriana, Senin (31/8).

Selain penambahan kasus positif, terdapat juga satu kasus suspek baru dari Kelurahan Citamiang. “Ya, hari ini (kemarin. red) juga ada penambahan satu kasus suspek yang tercatat oleh kami,” ungkapnya.

(RS/en/bam/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds