Persiapan KBM Tatap Muka, 27 Sekolah di Kota Sukabumi Tidak Lolos Verifikasi

Sebanyak 170 guru dari 15 SMA/SMK/MA sederajat di Kota Sukabumi melaksanakan swab dalam rangka persiapan melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka secara langsung di Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Rabu (19/8/2020).

Sebanyak 170 guru dari 15 SMA/SMK/MA sederajat di Kota Sukabumi melaksanakan swab dalam rangka persiapan melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka secara langsung di Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Rabu (19/8/2020).


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Tim Satuan Gugus Tugas Covid -19 Kota Sukabumi masih membuka kesempatan bagi sekolah yang belum lolos verifi kasi untuk mengajukan kembali ke Satgas Penanganan Covid-19.

“Kita masih membuka kesempatan sekolah yang belum lolos verifi kasi untuk melengkapi semua persyaratan yang sudah ditentukan,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi Wahyu Hardiana.

Dikatakan Wahyu, dari 58 sekolah tingkat SMA/SMK/MA sederajat yang diajukan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat, hanya 31 sekolah yang lolos verifi kasi. 27 sekolah lainnya masih harus melengkapi persyaratan.

“Hasil kemarin kita verifikasi masih banyak sekolah yang tidak memenuhi persyaratan, salah satunya di sarana dan prasana, “ tutur Wahyu.

Lanjut ia menambahkan, bagi sekolah yang sudah melengkapi kekurangan bisa kembali mengajukan ke Tim Satgas Penganan Covid-19 untuk dilakukan verifikasi ulang. Rabu (19/8), sebanyak 170 guru dari 15 SMA/ SMK/MA sederajat di Kota Sukabumi melaksanakan swab dalam rangka persiapan melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka secara langsung di Dinas Kesehatan Kota Sukabumi. Hal ini sesuai instruksi dari ketua Satgas Penaganan Covid-19 yang juga Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wahyu Hardiana mengatakan swab terhadap 10 persen guru yang akan mengajar disekolah yang sudah lolos verifikasi. Test swab sendiri akan dilakukan secara bertahap.

“Ini hari pertama kita lakukan swab terhadap guru dan akan dilanjut senin atau selasa depan (24-25/8), Kamis (20/8) kita libur. Yang lolos verifikasi oleh tim gugus tugas Covid-19 ada 31 sekolah, hari ini baru ada 15 sekolah yang melakukan swab sisanya kita akan lanjutkan secara bertahap,” tuturnya.

Lanjut Wahyu menambahkan, hasil swab sendiri akan dikirim ke Labkesda Provinsi Jawa Barat. Ia pun berharap secepatnya pihaknya bisa menerima hasilnya, tetapi biasanya hasil lab akan keluar 7-10 hari. Menurutnya, masingmasing sekolah yang sudah lolos verifikasi bisa mengajukan nama-nama guru yang akan diswab.

“10 persen itu diambil dari total guru yang ada di sekolah. Mereka ini yang nantinya akan mengajar di sekolah,” terangnya.

Dikatakannya Wahyu, KBM tatap muka sendiri bisa dilaksanakan apabila semua hasil swab sudah selesai, semua persyaratan sudah lengkap dan aman maka kegiatan belajar bisa dilaksanakan tetapi tetap harus ada ijin dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Jika izin sudah keluar makan KBM tatap muka di sekolah bisa dilaksanakan.

(RS/wdy/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds