Warung Remangremang di Jampangtengah Disikat Polisi

Forkopimcam saat melakukan operasi warung remang-remang di wilayah Desa Sidangresmi, Kecamatan Jampangtengah.

Forkopimcam saat melakukan operasi warung remang-remang di wilayah Desa Sidangresmi, Kecamatan Jampangtengah.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Aktivitas warung remang-remang (wareng) yang berada di sepanjang ruas Jalan Raya Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Kampung Ciareuy, RT 14/05, Desa Sidangresmi, Kecamatan Jampangtengah, telah menyita perhatian serius dari semua kalangan. Bagiamana tidak, wareng tersebut diduga kerap dijadikan sebagai lokasi prostitusi.

Sekretaris Kecamatan Jampangtengah, Isep Syaeful Rachmat mengatakan, warga maupun ormas yang berada di wilayah tersebut, merasa risih soal aktivitas sejumlah warung remang-remang yang diduga dijadikan lokasi untuk tempat ptostitusi terselubung.

“Karena khawatir di sweeping oleh warga, akhirnya kami bersama Satpol PP Kecamatan Jampangtengah, Polri dan TNI langsung melakukan operasi ke lokasi tersebut. Saat itu, kami mengamankan sekitar delapan PSK dan dua pria hidung belang,” kata Isep Kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Jum’at (14/08/2020).

Saat diamankan delapan PSK dan dua pria hidung belang ini, mereka langsung dilakukan pembinaan. Namun, ironisnya hingga saat ini warung remang-remang tersebut, masih tetap beraktivitas dan diduga masih dijadikan tempat prostitusi terselubung.

“Kita sudah berupaya maksimal untuk menertibkan mereka. Namun, tetap saja bandel,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya berencana akan melaporkan hal tersebut kepada Satpol PP Kabupaten Sukabumi dan Dinas Sosoal Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, ini harus dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya preventif pemerintah dalam menjaga kondusifitas wilayahnya.

“Kita akan melayangkan surat ke Satpol PP dan Dinas Sosial untuk memberikan pembinaan secara khusus kepada mereka. Iya, ini harus segera dilakukan untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

(RS/den/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds