Pemkab Sukabumi Dorong Warga Tak BAB Sembarangan

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Ketua Tim Pembina Kabupaten Sukabumi Sehat, Iyos Somantri terus mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui Program Open Defecation Free Atau Stop Buang Air Sembarangan (SBS). Open Defecation Free merupakan kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan.

Iyos Somantri menerangkan, salah satu tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) adalah meningkatkan Akses Air Minum dan Sanitasi Dasar yang berkesinambungan.

“Dengan percepatan Program stop buang air sembarangan di seluruh wilayah kabupaten Sukabumi, bukan saja untuk kesehatan lingkungan dan masyarakat, melainkan akan menjadi Indikator terbangunnya Sistem Pola Hidup Bersih Sehat yang mengarah pada Pembangunan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Iyos dalam sambutannya pada acara silaturahim dengan Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS), Sabtu (08/08).

Iyos menegaskan, upaya untuk mewujudkan Open Defecation Free pada pelaksanaan Kabupaten Sukabumi Sehat ini akan dapat terwujud apabila terjalin kerjasama dan komitmen dari berbagai pihak. Salah Satunya adalah HAKLI yang merupakan induk tenaga Kesehatan lingkungan (Sanitarian) yang memiliki fungsi strategis dalam upaya meningkatkankan derajat kesehatan masyarakat.

“Untuk Itu, saya mengajak kepada para tenaga kesehatan lingkungan agar terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, juga motivasi untuk perbaikan pola pikir, pola kerja serta pengembangan karier dan HAKLI mampu bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam Ikhtiar mewujudkan masyarakat kabupaten Sukabumi yang Religius dan Mandiri ,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) Yani Jatnika Marwan menambahkan, HAKLI erat hubungan dengan kegiatan kabupaten/kota sehat yang bisa melihat kondisi keadaan suatu daerah aman, sehat dan nyaman untuk ditinggali.

“Hari ini kita berbicara tentang rencana untuk mendapat swasti saba wistara ke-2, dengan persyaratan cakupan ODF 100 persen, maka HAKLI diharapkan dapat mewujudkan, sehingga kabupaten sukabumi bisa maju menjadi peserta peraih Swasti Saba Wistara ke-2,” sebutnya.

Sedangkan, Ketua Hakli Kabupaten Sukabumi, Ujang Soleh Suryaman menjelaskan, peran HAKLI dalam mewujudkan Open Defecation Free (ODF) pada pelaksanaan Kabupaten Sukabumi Sehat menuju Swasti Saba Wistara ke-2 dengan fokus untuk merealisasikan cakupan ODF 100% di kabupaten Sukabumi.

“Kami menempatkan diri sebagai salah satu organisasi profesi kesehatan yang melakukan upaya preventif dan promo tif berkomitmen untuk membantu pemerintah mensukseskan kabupaten sukabumi sehat dalam rangka meraih penghargaan swasti saba wistara ke 2,” pungkasnya.

(RS/upi/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds