Kantor Pelayanan Publik Jadi Klaster Baru, Jumlah Positif Covid-19 di Kota Sukabumi Bertambah 10 Orang

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Sukabumi cukup mengerikan. Bagaimana tidak, total keseluruhan warga yang terkonfirmasi positif berdasarkan sample swab, sudah mencapai 91 orang. Terbaru, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi kembali menemukan sebanyak 10 orang terkonfirmasi positif, senin (3/8/2020).

Meski begitu, dari jumlah tersebut, 81 orang sudah dinyatakan sembuh dan 10 masih dilakukan isolasi.

“10 orang yang terkonfirmasi ini, dari kantor pelayanan publik di Kota Sukabumi. Kantor saja, kalau disebutkan nanti membuat gaduh di masyarakat. Yang jelas kantor pelayanan publik. Tapi pelayanan berjalan normal karena tidak semuanya terpapar,” ungkap Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Hadriana kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Senin (03/08/2020).

Lanjut Wahyu, penambahan pasien ini diketahui usai Dinas Kesehatan Kota Sukabumi melakukan tracing kasus Pasien Dengan Pemantauan (PDP) di salahsatu rumah sakit yang berada di Kota Sukabumi.

“Ya, ini hasil tracingdari dua kantor yang rutin melakukan tracing. Selain itu, dari 10 kasus yang ditemukan ini dua kasus diantaranya dari luar daerah yang melaporkan ada dua warga Kota Sukabumi terkonfirmasi Covid-19,” ujarnya.

Menurut Wahyu, ke-10 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini menjalani isolasi mandiri dengan dilakukan pemantauan oleh setiap puskesmas di wilayah.

“Saat ini masih menjalani isolasi mandiri dengan mendapatkan pemantauan dan penanganan dari petugas puskesmas di wilayahnya masing-masing. Terkait jenis kelamin yang terkonfirmasi positif, hingga saat ini kami belum menerima laporannya,” kilahnya.

Wahyu meminta masyarakat bisa selalu menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak, menggunakan hand sanitizer dan protokol kesehatan lainnya.

“Kami minta masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk bisa segera memutus mata rantai Covid-19. Selalu jaga kesehatan,” pungkasnya.

(RS/bam/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds