Objek Wisata Alam Pondok Halimun di Sukabumi Dipadati Pengunjung

Sejumlah wisatawan dari berbagai daerah saat mengunjungi objek wisata Pondok Halimun, yang berada di kaki Gunung Gede Pangrango, Kecamatan Sukabumi, Minggu (2/8/2020).

Sejumlah wisatawan dari berbagai daerah saat mengunjungi objek wisata Pondok Halimun, yang berada di kaki Gunung Gede Pangrango, Kecamatan Sukabumi, Minggu (2/8/2020).


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – H+2, lebaran objek wisata alam di Kabupaten Sukabumi, mulai dipadati wisatawan, baik yang datang dari dalam maupun luar Sukabumi untuk menghabiskan masa cuti bersama dan libur Idul Adha 1441 Hijriyah.

Salah satu tempat yang menjadi favorit warga di hari raya lebaran ini untuk berwisata adalah objek wisata Pondok Halimun, yang berada di kaki Gunung Gede Pangrango, Kecamatan Sukabumi.

Koordinator tiket Pondok Halimun, Dinas Pariwisata, Kabupaten Sukabumi, Dedi Ruskandi mengatakan, pasca lebaran Idul Adha tahun ini, tingkat kunjungan wisatwan di objek wisata Pondok Halimun mengalami peningkatan dari sebelumnya. Meski ditengah masa pandemi virus corona atau Covid 19, namun tidak menyurutkan warga untuk memanfaatkan memontum libur panjang pada akhir pakan ini.

“Setelah dibukannya kembali usai ditutup karena pencagahan Covid-19, jumlah pengunjung dihari biasa hanya mencapai sekitar puluhan sementara diakhir pekan bisa sebanyak 650 pengunjung.

Namun, pasca Idul Adha jumlah pengunjung meningkat drastis. Bahkan, bisa mencapai sekitar 1.500 wisatawan,” kata Dedi kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), MInggu (02/08/2020).

Pihaknya menduga, tingginya lonjakan jumah pengunjung ke kawasan objek wisata Pondok Halimun ini, terjadi karena libur perayaan hari raya Idul Adha bersamaan dengan akhir pekan. Sehingga, tak ayal pengunjung pun membludak.

“Kawasan wisata Pondok Halimun ini, bukan hanya di kungjungi oleh wisatawan lokal saja, tetapi juga banyak di kunjungi dari wisatawan domestik,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, mayoritas para wisatawan domestik ini, berasal dari daerah Jakarta, Bogor, Depok, Bandung dan daerah lainnya. Mereka sangaja datang ke sini, untuk menikmati keindahan panorama alamnya yang indah dan asri.

“Iya, kan disini suasanya sangat sejuk karena lokasinya berada di bawah kaki Gunung Gede Pangrango. Mereka kebanyakan datang ke sini untuk melakukan kunjungan wisata biasa saja. Namun, sisanya mereka melakukan kemping secara rombongan atau keluarga,” paparnya.

Untuk memastikan keamanan pada masa pendemi Covid 19, pihak pengelola telah menghimbau dan menyarankan kepada seluruh wisatawan yang hendak memasuki kawasan objek wisata Pondok Halimun untuk menerapkan protokoler kesehatan. Ini harus dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Tiket masuk ke kawasan wisatawa Pondok Halimun pengunjung yang menggunakan kendaraan roda dua, akan dikenakan tarif sebesar Rp8 ribu. Sementara, untuk roda empat berukuran kecil hanya dikenakan biaya Rp20 ribu. Sedangkan untuk kendaraan jenis minibus hanya dikenakan tarif Rp30 ribu. Nah, kalau untuk tiket masuk kendaraan bis bisa mencapai Rp135 ribu,” paparnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kecamatan Cimacan, Kabupaten Cianjur, Nunung Didah (35) mengatakan, pihaknya sengaja datang untuk berkunjung ke lokasi kawasan wisata Pondok Halimun, selain lokasinya mudah dijangkau dari pusat Kota Sukabumi, objek wisata tersebut juga sangat cocok untuk kegiatan keluarga.

“Saya mengetahui wisata ini, dari sepupu saya yang tinggal di Sukabumi. Mereka mengajak kita untuk bermain ke sini. Iya, tadinya mau ke Palabuhanratu untuk menikmati keindahan pantai Selatan Sukabumi. Namun, karena lokasinya jauh, makanya kita memilih menghabiskan waktu liburan bersama keluarga di lokasi rekreasi pegunungan,” pungkasnya.

(RS/den/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds