Alami Ganguan Jiwa, Warga Nyalindung Ini Bakar Rumah Ayah Kandungnya Sendiri

 Warga dan Babinsa Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung saat meninjau lokasi rumah yang dibakar anak kandung.

Warga dan Babinsa Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung saat meninjau lokasi rumah yang dibakar anak kandung.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Diduga stres, seorang warga berinisial UP (30) asal warga Kampung Puncak Haur, RT 1/1, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, nekad membakar rumah orangtuanya hingga nyaris rata dengan tanah, Jumat (31/7/2020).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, rumah panggung berukuran 4×7 meter milik Ujun (70) itu, diduga kuat dibakar oleh anaknya sendiri sekitar pukul 11.05 WIB. Lantaran, UP mengidap gangguan jiwa.

“Rumah Pak Ujun itu, disisi oleh tiga jiwa. Kuat dugaan rumah Pak Ujun dibakar oleh anaknya. Karena UP itu merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ),” kata Sekretaris Desa Neglasari, Budi kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Jum’at (31/07/2020).

Mesti tidak ada korban jiwa, namun akibat kejadian ini pemilik rumah mengalami kerugian matditaksir mencapai puluhan juta rupiah. “UP itu, sudah lama mengidap ODGJ. Iya, ada sekitar tujuh tahun yang lalu,” ujarnya.

Saat kejadian, sambung Budi, warga dan pemerintah setempat langsung meninjau ke lokasi kejadian untuk berupaya memadamkan api. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Lantaran, saat tiba di lokasi kebakaran, kondisi api sudah membesar.

“Terlebih lagi, bangunan rumah korban terbuat dari material yang mudah terbakar. Iya, belum lagi, waktu kejadian kondisi angin tengah bertiup kencang,” paparnya.

Pihaknya menambahkan, UP telah mengidap ODGJ sejak ia bercerai dengan istrinya pada beberapa tahun lalu dan meninggalkan seorang putra. Diduga, ia mengalami stres karena keterbatasan ekonomi.

“Memang UP itu, sering meresahkan warga. Bahkan, pada beberapa tahun lalu ia sempat diamankan oleh Polsek Nyalindung karena aksinya sering membuat onar,” bebernya.

Pemerintah Desa Neglasari bersama keluarganya sudah berupaya maksimal untuk menyembuhkan kondisi kesehatan UP. Seperti membawanya untuk berobat tradisional dan ke rumah sakit. Namun, upaya tersebut belum juga dapat menyembuhkan psikis UP.

“Dulu sempat di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Waktu itu, tim medis telah menyatakan sembuh. Namun, hari ini penyakit UP kembali menjadi hingga membakar rumah orangtuanya sendiri,” pungkasnya.

(RS/den/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds