Ratusan Koperasi di Kota Sukabumi Terancam Dibekukan

ilustrasi

ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Ratusan Koperasi di Kota Sukabumi terancam dibekukan oleh kementerian. Lantaran, dari 300 koperasi yang merupakan binaan Dinas Koperasi, Perdagangan Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kota Sukabumi, hanya 76 koperasi yang aktif melakukan Rapat Akhir Tahun (RAT).

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, Perdagangan Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kota Sukabumi, Sulaeman menjelaskan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, bilamana satu kopertis tidak melaksanakan RAT, bisa mendapat teguran hingga penonaktifan.

“Kurang lebih sekitar 300 koperasi yang ada di bawah binaan kami, dari data yang ada hanya 76 koperasi saja yang melakukan RAT,” jelasnya kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id saat dihubungi, Senin (13/07/2020).

Berbagai persoalan perkoprasian di Kota Sukabumi dihadapinya. Mulai dari administrasinya, tatakelola, hingga koperasi yang sudah tidak jelas tempatnya. Namun, yang mendominasi adalah jenis koperasi simpan pinjam.

“Masalahnya memang bermacam-macam, namun memang disisi lain kewenangan kami pun terbatas. Tapi memang, yang paling mendominasi itu pada koperasi simpan pinjam,” ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut Sulaeman, pihaknya tengah melakukan pendataan koperasi yang ada di Kota Sukabumi sebagai bahan dasar analisa penyelesaian persoalan yang dihadapi koperasi.

“Kami bersama Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) dari Kementrian hingga saat ini terus memverifi kasi, merumuskan dan melakukan pembinaan kepada para koperasi, target kami mulai 2021 nanti koperasi harus menjadi kekuatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

(RS/upi/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds