Jenazah Nelayan Asal Pangandaran Mengambang di Pantai Cikelewung


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Jenazah nelayan asal pangandaran yang diketahui bernama Riki Aji Firmansyah (21) asal warga Ciamis, Kabupaten Pangandaran ditemukan mengambang di pinggir Pantai Cikelewung, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap dengan tangan terikat pada Jumat (10/07/2020).

Koordinator FKSD Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri mengatakan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh nelayan yang tengah mengambil jala ikan sekitar pukul 06.00 WIB.

“Mayat ditemukan dengan tangan terikat dua lembar fiber. Dua lembar fiber itu seperti tutup boks pendingin yang digunakan nelayan untuk menyimpan ikan,” jelas Okih kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Jum’at (10/07/2020).

Saat ditemukan, sambung Okih, mayat yang menggunakan kaos Paskibra SMKN 1 Pangandaran itu, diduga sudah meninggal pada dua hari terkahir.

“Kami mengetahui korban merupakan warga Ciamis, setelah kami melakukan koordinasi dengan SAR Pangandaran. Saat itu, ada keluarga korban yang mengakui bahwa korban itu, merupakan keluarganya,” ujarnya.

Saat petugas SAR Sukabumi melakukan koordinasi dengan SAR Pangandaran, pihak keluarganya mengaku korban bersama ayahnya bernama Damiri (55) dan temannya yang bernama Rudi (55) telah berangkat pada Minggu (5/7) lalu untuk mencari ikan di perairan Laut Selatan Sukabumi.

“Jadi pihak keluarganya mengaku, korban bersama ayah dan teman ayahnya, sengaja pergi mencari ikan dan mulai berlayar di perairan Laut Pangandaran menuju perairan Laut Selatan Sukabumi,” paparnya.

Pihaknya belum mengetahui secara pasti terkiat penyebab korban yang ditemukan tidak bernyawa di pinggir Pantai Cikelewung, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap tersebut. Namun, untuk dugaan sementara, korban meninggal karena tenggelam saat mencari ikan. Terlebih lagi, saat ini kondisi ombak di perairan Laut Selatan Sukabumi, tengah ekstrim dengan ketinggian gelombang mulai dari dua meter sampai empat meter.

“Sekarang keluarga korban yang di Ciamis tengah dalam perjalanan menuju Sukabumi untuk melihat jasad korban itu,” timpalnya.

Sementara itu, Kapolsek Ciracap AKP Solikhin mengatakan, setelah mengetahui penemuan mayat itu, pihaknya telah mengintruksikan sejumlah anggotanya untuk menuju lokasi kejadian bersama BPBD, Sarda, Babinsa, Satpol PP Kecamatan Ciracap, pemerintah Desa Cikangkung, Rapi beserta warga setempat.

“Setiba di lokasi, petugas selain melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, juga langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Jampang Kulon,” katanya.

Saat melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, petugas berhasil mengungkap identitas korban dari pengusaha ikan di Pangandaran yang berada di wilayah Tegalbuleud. Mereka, mengaku bahwa pria tersebut merupakan nelayan Pangandaran.

“Kalau hasil penyelidikan sementara, memang korban itu merupakan nelayan pangandaran. Namun, untuk mengetahui secara jelasnya, nanti diberitahukan kembali setelah pihak keluarganya datang ke sini. Sekarang, jasad korban masih berada di Rumah Sakit Jampang Kulon untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

(RS/den/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds