Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Sukabumi Bertambah Tiga

Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid 19 Kota dan Kabupaten Sukabumi di situs https://pikobar.jabarprov.go.id/ berbeda dengan update data Gugus Tugas Covid-19 Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid 19 Kota dan Kabupaten Sukabumi di situs https://pikobar.jabarprov.go.id/ berbeda dengan update data Gugus Tugas Covid-19 Kota dan Kabupaten Sukabumi.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Baru satu hari yang lalu Wakil Presiden, Ma’ruf Amin didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dan Menteri Kesehatan (Menkes) Fahrurozi melakukan kunjungan kerja ke Kota Sukabumi untuk melihat persiapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka.

Tapi kamis (9/7/2020), justru kabar tidak mengenakan muncul. Berdasarkan sumber terpercaya, jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Sukabumi bertambah menjadi lima orang. Bahkan dalam situs https://pikobar.jabarprov.go.id/ pun, tertera jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Sukabumi berjumlah 68 pasien. Artinya, terdapat penambahan tiga pasien positif dari hari sebelumnya yang berjumlah 65 pasien.

Dikonfirmasi terkait informasi tersebut, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana mengaku belum menerima laporannya. Ia hanya menerima laporan dari tim surveilans bahwa penambahan di Kota Sukabumi hanya berjumlah satu orang saja.

“Datanya belum masuk. Saya hanya menerima laporan dari tim surbeilans penambahan cuma satu orang. Mungkin saja masuknya sore hari dan masih ditangani tim, jadi belum masuk datanya,” akunya kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Kamis (09/07/2020).

Sementara untuk kasus penambaha pasien terkonfirmasi Covid-19, merupakan laki-laki dewasa asal Kecamatan Citamiang. Lakilaki tersebut, merupakan salah satu peserta swab tes masif yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi.

“Pasien ini merupakan hasil swab test massal yang kita lakukan beberapa waktu lalu. Pasien sudah diisolasi medis di RSUD R Syamsudin Kota Sukabumi,” jelasnya kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Kamis (09/07/2020).

Wahyu mengaku, seluruh keluarga dan teman kerja dari pasien terkonfirmasi positif tersebut, telah dilakukan tracing dengan pemeriksaan swab. Kasus positif terbaru ini terkonfirmasi masih memiliki hubungan dengan kasus covid-19 sebelumnya yang juga berasal dari Kecamatan Citamiang.

“Besok (hari ini. red) hasil swebnya sudah keluar. Atau maksimal minggu depan,” terangnya.

Ia pun berharap, dari hasil tracing pasien positif ini hasilnya negatif. Meskipun, dirinya mengaku tak menutup kemungkinan kalau potensi jumlah pasien positif bisa bertambah.

“Makanya kami terus melakukan tes sweb masal. Kami juga nanti akan lihat kebutuhan tes sweb masal ini dari tim surveilans,” tambah Wahyu.

Untuk saat ini, secara keseluruhan jumlah pasien positif di Kota Sukabumi sebanyak 66 pasien. Dengan rincian, tiga diantaranya masih dalam penanganan dan 63 pasien sudah dinyatakan sembuh.

“Secara umum kondisi pasien dalam keadaan yang cukup baik, artinya tidak ada yang terlalu mengkhawatirkan,” bebernya.

Mewakili tim GTPP, Wahyu menyampaikan terimakasih dan salut kepada masyarakat Kota Sukabumi. Karena, dengan prestasi zona hijau yang disandang Kota Sukabumi, itu semua berkat peran aktif masyarakat.

“Ya kami sampaikan terimakasih karena masyarakat mau mentaati (protokol kesehatan) dengan memakai masker. Karena dengan begitu, masyarakat telah menyelamatkan dirinya sendiri dan orang lain. Status zona hijau ini ya berkat masyarakat. Dan ini juga meringankan pekerjaan kami,” ucapnya.

(RS/upi/nur/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds