Terbawa Arus, Sholeh Digulung Ombak Pantai Palabuhanratu

Ilustrasi Tenggelam

Ilustrasi Tenggelam


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Seorang wisatawan asal Kalangan, RT (01/10), Desa Kalangan, Kecamatan Pedan, Provinsi Jawa Tengah, Sholeh Supartho (20) digulung ombak Pantai Kapitol, Desa Karang Papak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, minggu (5/7/2020).

Tragedi yang terjadi pada pukul 13.00 WIB ini, diketahui berdasarkan keterangan petugas dilapangan. Ketua Tim Search And Rescue Daerah (SARDA) Kabupaten Sukabumi, Okih Pajri Assidiq mengatakan, berdasarkan keterangan petugas di lapangan, korban dikabarkan menghilang saat ia bersama temannya yang bernama Paisal Pratama (25) warga Kebun Bambu, RT (02/04), Desa, Kebalen, Kecamatan Babelan, sedang bermain air di pantai Kapitol, Desa Karang Papak, Kecamatan Cisolok.

“Jadi korban ini, sengaja datang bersama dengan teman-temannya ke pantai Selatan Sukabumi, tepatnya di pantai Kapitol, Desa Karang Papak, Kecamatan Cisolok, dengan tujuan untuk berwisata. Namun sekitar pukul 13.00 WIB, tiba-tiba korban terbawa arus hingga tergulung ombak saat bermain air di pantai tersebut,” jelas Okih kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Minggu (05/07/2020).

Saat bermain air di pantai tersebut, sambung Okih, korban bersama seorang temannya terbawa arus pantai Kapitol. Namun, korban atas nama Paisal berhasil menyelamatkan diri dari gelombang ombak pantai tersebut.

“Jadi, korban laka laut ini, ada dua orang. Satu wisatawan berhasil menyelamatkan diri, tetapi satu korban lagi atas nama Sholeh belum ditemukan,” paparnya.

Pihaknya menambahkan, teman korban yang berhasil menyelamatkan diri dari arus pantai Selatan Sukabumi, langsung di bawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cisolok untuk mendapatkan tindakan medis.

“Alhamdulillah, sekarang kondisi kesehatannya sudah berangsur membaik. Hanya saja, ia merasa shok karena tenggelam di pantai itu,” ujar Okih.

Kini petugas gabungan tengah berupaya maksimal untuk menemukan satu korban yang dikabarkan menghilang setelah tergulung ombak pantai tersebut.

“Saya sudah memberikan perintah kepada tim untuk datang ke Tempat Kejadian Musibah (TKM) untuk melakukan assesment. Sementara untuk proses pencarian, kita tengah melakukan penyisiran awal di darat darat dan pantai seputar TKM. Namun, hingga saat ini belum juga ditemukan,” pungkasnya.

(RS/den/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds