Harus Terapkan Protokol Kesehatan, Pemkot Sukabumi Perbolehkan Resepsi Pernikahan

Ilustrasi Pernikahan

Ilustrasi Pernikahan


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Kabar gembira bagi masyarakat Kota Sukabumi yang akan menggelar akad dan resepsi pernikahan di wilayah Kota Sukabumi. Pemerintah Kota Sukabumi sudah memperbolehkan masyarakat untuk menggelar resepsi pernikahan. Hanya saja dalam resepsi pernikahan harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Kami sudah ngobrol dengan Muspida dan sepakat untuk memperbolehkan menggelar resepsi pernikahan,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Kamis (02/07/2020).

Namun untuk jumlah tamu undangan kata Fahmi, dibatasi sebanyak 50 persen dari kapasitas gedung atupun jumlah tamu pada kondisi normal.

“Penggunaan protokol kesehatan pun harus ketat baik tamu dan mempelai,” katanya.

Tak hanya itu, kegiatan resepsi pernikahan harus melaporkan kepada pihak kepolisian. Tapi bukan untuk mendapatkan ijin, hanya sebatas pemberitahuan saja.

“Bukan perijinan sifatnya, tapi pemberitahuan,”ujarnya.

Pelaksanaanya harus memperhatikan protokol kesehatan yang maksimal. Di antaranya menggunakan masker, menjaga jarak, dan menyediakan sarana tempat cuci tangan.

Sementara itu, Kasi Binmas Islam Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi, Asep Hidayat mengatakan untuk proses akad nikah di Kota Sukabumi memang belum normal seperti biasanya. Tapi bisa dilakukan di luar kantor urusan Agama seperti gedung.

“Iya belum normal, tapi tetap harus menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Saat akad nikah pun kata Asep dibatasi jumlah pengunjungnya. Kalau misalnya di Gedung atau masjid itu maksimal 30 orang berada di wilayah saat akad nikah.

“Sementara kalau resepsi Kemenag tidak mengatur, hanya Akad saja,” pungkasnya.

(RS/bal/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds