Hendak Berwisata, 263 Kendaraan di Kabupaten Sukabumi Diputar Balik

Sejumlah petugas Satpol PP Kabupaten Sukabumi saat melakukan cek poin di jalur objek wisata Geopark Ciletuh. Beberapa kendaraan terpaksa diputar balik karena masih nekat berkunjung ke tempat wisata ditengah pandemi Covid-19.

Sejumlah petugas Satpol PP Kabupaten Sukabumi saat melakukan cek poin di jalur objek wisata Geopark Ciletuh. Beberapa kendaraan terpaksa diputar balik karena masih nekat berkunjung ke tempat wisata ditengah pandemi Covid-19.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemkab Sukabumi tetap menutup semua objek wisata alamnya. Hal ini dilakukan, sebagai bentuk percepatan penanggulangan Covid-19.

Kepala Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Acep Saefudin mengungkapkan, meski ojek wisata masih ditutup, tetapi masih banyak ditemukan masyarakat yang berkedapatan hendak menyambangi objek wisata di Kabupaten Sukabumi khususnya Pantai Palabuhanratu dan Geopark Ciletuh.

“Ya, memang masihbanyakmasyarakat berkedapatan hendak mengunjungi objek wisata di Geopark Ciletuh dan Pantai Palabuhanratu. Sehingga kami menindak tegas dengan memutar balik kendaraan,” ungkap Acep kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), senin (8/6).

Masih minimnya kesadaran masyarakat terkait pencegahan Covid-19 itu terbukti dari hasil patroli monitoring dan pengawasan pelaksanaan perpanjangan PSBB pada Minggu 7 Juni lalu di kawasan wisata Kecamatan Palabuhanratu, Simpenan dan Ciemas, hasilnya terdapat sebanyak 263 kendaraan yang diperiksa di Pos Check Point Cisaar. Rinciannya, 50 kendaraan roda empat dan 213 kendaraan roda dua.

“Sementara kendaraan yang diputar balik yakni 156 kendaraan. Selain itu, petugas masih menemukan beberapa orang pengunjung tidak memakai masker, sehingga petugas melakukan teguran agar mentaati protokol kesehatan dan memerintahkan segera kembali kerumahnya masing-masing,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Satpol PP melakukan koordinasi dengan Sekmat Ciemas sebagai Padal di lokasi check point. Adapun rute patroli yaitu, jalur wisata dan pantai wilayah Kecamatan Simpenan-Ciemas.

“Kami juga melakukan himbauan penutupan kawasan wisata di wilayah Kabupaten Sukabumi dan himbauan untuk mematuhi protokol kesehatan menggunakan pengeras suara KR4, penyekatanaruslalindiPos check point Cisaar Kecamatan Ciemas dan pembubaran masa di jalur dan kawasan wisata wilayah Kecamatan Simpenan-Ciemas,” jelasnya.

Lanjut Acep memaparkan, di lokasi pantai sepanjang Loji hingga Pantai Palangpang masih banyak di datangi pengunjung baik warga lokal maupun pendatang dari luar wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Karena itu, baik kendaraan roda empat maupun roda dua yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Sukabumi dan luar wilayah Ciemas dengan tujuan berwisata atau dengan alasan tidak jelas, di arahkan memutar balik arah kendaraannya kembali daerah asalnya masingmasing,” paparnya.

Selama PSBB, petugas gabungan melarang masyarakat untuk tidak melakukan liburan atau berwisata ke Kawasan Geopark Ciletuh dan Pantai Palabuhanratu.

“Kami minta masyarakat dapat mengikuti semua anjuran dari pemerintah. Hal ini, demi kebaikan bersama,” pungkasnya.

(RS/bam/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds

ilustrasi-miras

MPR RI Blak-blakan Soal Perpes Miras

Jadi, demi melindungi seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana perintah konstitusi, dan untuk kemaslahatan terbesar bagi rakyat dan NKRI, juga sesuai dengan …