Kisah Gadis Karawang Mantan Korban TPPO Cari Kerja Hingga Corona Merebak

Septiani Almukaromah./Foto: Istimewa

Septiani Almukaromah./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, KARAWANG– Ingat Septiani Almukaromah, mantan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau perdagangan manusia di Irak asal Kabupaten Karawang?

Gadis asal Desa Walahar ini membeberkan perjalanan hidupnya mencari kerja sejak pulang dari Irak hingga kini saat tengah pandemik Corona, Jumat (3/4/2020) malam.

Ia bersyukur banyak pihak yang sudah membantu dirinya bersama ketiga rekan senasibnya saat itu sehingga saat ini bisa kembali ke kediaman masing-masing, jauh sebelum merebaknya Virus Corona.

“Kita, bagaimana caranya bisa kerja nih, ketemu sama orang Disnaker itu. Gimana caranya kita nggak ke luar (negeri, red), tetap di Indonesia. Tapi, ya, semua tergantung perusahaan,” ujarnya.

Septi mengaku bersyukur selama ini pihak Pemkab Karawang melalui Disnaker sudah berusaha membantu mencarikan pekerjaan, meskipun hingga merebaknya Virus Corona ini belum mendapatkan pekerjaan pasti.

“Sejak merebaknya Virus Corona, semuanya ditunda total, awal biasa, awalnya masih aktivitas biasa,” ujarnya.

Tambahnya, ia mengaku sempat mendapat tawaran usaha bersama dengan 3 kawannya (2 di antaranya dari Sukabumi) untuk membuka usaha bersama setelah pulang dari Irak. Ternyata, orangtuanya tidak setuju, dan ia sendiri sempat sakit hingga menjelang ramainya pandemik Corona.

Sejauh ini, ia mengaku tetap berusaha semangat dengan keadaan yang harus dijalani saat ini. Meskipun demikian, ia tetap berikhtiar agar bisa meringankan beban orangtua dengan bekerja guna mendapatkan nafkah.

“Buat yang di sana (di Irak, red) tetap semangat, jangan pantang menyerah. Buat di sana yang belum pulang tetap semangat, jangan sampai kejadian kayak dulu (yang ia alami, red),” katanya.

Berikut ini video pernyataan lengkapnya:

 

(mar/pojokjabar)

 

Loading...

loading...

Feeds