Gempa M 3,5 Guncang Kota Sukabumi, BMKG Beri Imbauan Penting

Ilustrasi gempa

Ilustrasi gempa


POJOKJABAR.com, SUKABUMI– Hingga pukul 11.27 WIB, hasil monitoring Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.

Demikian disampaikan Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendrio Nugroho.

“Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tegasnya melalui keterangan tertulisnya.

Guna mengetahui informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG), website ( https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id atau https://balai2.bmkg.go.id/).), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Untuk diketahui, wilayah Kota Sukabumi diguncang gempa bumi tektonik, Minggu (22/3/2020) pukul 10.48.00 WIB.

Hasil analisa BMKG menujukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=3,5. Episenter terletak pada koordinat 7,07 LS dan 106,56 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 44 km Barat Daya Kota Sukabumi, Jabar pada kedalaman 2 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas Patahan Cimandiri di wilayah tersebut.

Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Kecamatan Pelabuhan Ratu dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” tandas Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendrio Nugroho.

 

(mar/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds