Hati-hati, Jalur Wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu Rawan Longsor

Petugas BPBD saat mengevakuasi material longsoran yang menutupi ruas jalan provinsi di kawasan Geopark Ciletuh.

Petugas BPBD saat mengevakuasi material longsoran yang menutupi ruas jalan provinsi di kawasan Geopark Ciletuh.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Jalur wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu, tepatnya di wilayah Kecamatan Ciemas, masuk zona merah yang sering dilanda bencana alam banjir dan longosr.

Bahkan, pada Selasa (18/2/2020) malam, jalan raya di Bukit Soca tepatnya di kawasan objek wisata Puncak Aher terjadi longsor susulan hingga menutupi ruas jalan milik pemerintah Provinsi Jawa Barat itu.

Kepala Seksi (Kasi) Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Eka Widiawan mengatakan, di wilayah Kecamatan Ciemas pada Minggu (16/2) sore, telah terjadi bencana longsor dan banjir sebanyak tujuh titik di lokasi seputaran kawasan Geopark Ciletuih Palabuhanratu.

Yakni, empat titik di kawasan Tanjakan Cipeucang dan tiga titik bencana longsor di wilayah Batu Cakup kawasan objek wisata Puncak Dharma. Meski tidak ada korban jiwa, namun akibat bencana itu, telah menutupi ruas jalan.

Sehingga akses lalu lintas ke daerah Ciwaru, Kecamatan Ciemas tertutup total. Bahkan, terdapat beberapa wisatawan domestik yang ingin kembali ke Depok, Bekasi dan daerah lainnya terjebak tidak bisa pulang.

“Pada Senin (17/2), petugas gabungan melakukan aktivitas pembersihan material longsoran dengan menggunakan empat alat berat. Namun, pada Selasa malammnya, di Bukit Soca tepatnya di objek wisata Puncak Aher terjadi longsor susulan, sehingga menutup jalan,” kata Eka kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Rabu (19/02/2020).

Saat ini, petugas gabungan terdiri dari BPBD, Tagana, Muspika Kecamatan Ciemas, Dinas PU Kabupaten Sukabumi dan Dinas PU Provinsi Jawa Barat, tengah melakukan aksi pembersikan material longsoran berupa tanah, bebatuan dan pohon yang menutupi badan jalan tersebut. “Hari kita masih melakukan normalisasi jalan,” ujarnya.

Saat ini, ruas jalan menuju Bukit Soca tepatnya di kawasan objek wisata Puncak Aher, hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua saja.

Sementara, untuk kendaraan roda empat belum bisa dilintasi karena medannya cukup beresiko. Terlebih lagi, jalan tersebut cukup curam.

“Iya, kalau kendaran roda dua sudah bisa melintas. Namun, tetap harus tetap waspada,” bebernya.

Untuk mengantisipasi bencana susuan dan meminimasisir terjadinya reskiko bencana alam, BPBD Kabupaten Sukabumi terus menghimbau kepada seluruh warga dan pengguna lalu lintas, untuk meningkatkan kewaspadaannya. Pasalnya, cuaca ekstrim saat ini berpotensi terjadinya bencana alam. Seperti banjir dan longsor.

“Apalagi, wilayah Kecamatan Ciemas merupakan zona merah dan sering terjadi bencana alam,” pungkasnya.

(RS/den/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

terminal-sementara-Kota-Depok

Kota Depok Belum Batasi Angkutan Umum

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengeluarkan rekomendasi untuk membatasi penggunaan transportasi atau angkutan umum di wilayah Jabodetabek.