Harga Cabai Rawit dan Bawang Putih di Kota Sukabumi Turun

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Komoditas cabai rawit merah pekan ini alami penurunan harga, dari Rp 90 ribu menjadi Rp 70 ribu atau turun sebesar Rp 20 ribu.

Berdasarkan hasil monitoring harga bahan pokok penting (Bapokting) yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindutrian (Diskop, UMKM, Dagrin) Kota Sukabumi di Pasar Tipar Gede dan Pasar pelita, saat ini harganya berada dikisaran Rp70 ribu per kilogramnya.

” Iya cabai rawit merah saat ini turun harga menjadi Rp70 ribu dari Rp90 ribu, atau turunya sekitar Rp 20 ribu per kilonya, “ujar Kabid Diskop, UMKM, dagrin Kota Sukabumi Heri Sihombing, Kamis, (13/2/2020).

Diketahui Sebelumnya, harga komoditi cabai ini mengalami kenaikan harga dari akhir tahun 2019 hingga awal pekan Februari 2020. Turunnya harga cabai rawit merah diikuti juga oleh cabai merah lokal, cabai rawit hijau dan bawang putih. Sedangkan yang terpantau alami kenaikan harga hanya cabai merah keriting dari Rp48 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogramnya.

“Kalau cabai merah lokal turunya sekitar Rp10 ribu, atau dari semula Rp80 ribu menjadi Rp70 ribu per kilonya, kemudian cabai rawait hijau menjadi Rp30 ribu dari Rp32 ribu per kilonya, dan untuk bawang putih semula Rp55 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogramnya,”terang dia.

Penurunan terhadap beberapa komoditi, bisa saja jalur distibusi yang sudah mulai lancar. Juga bisa saja barangnya melimpah, sedangkan permintaan menurun.

“ Ataupun diakibatkan menyuplai komoditi tersebut tergolong banyak, dan demand (permintan) tetap,”ujarnya.

Meskipun demikian, pihaknya akan terus lakukan pengawasan terhadap semua bapokting. Hal ini tentunya untuk mengantisipasi adanya kelangkaan bapokting. terutama terhadap cabaicabaian yang sewaktu-waktu bisa kembali alami penaikan harga.

”Kita setiap hari terus turun ke lapangan untuk memantau perkrembangan harga bapokting,” katanya.

Sementara itu lanjut Heri, bapokting dan barang strategis lainya tergolong stabil. Seperti beras Ciherang Cianjur masih bertahan Rp11.500 per kilogram, begitu juga dengan beras Ciherang dari Sukabumi masih normal Rp9.400 per kilogramnya.

Kemudian daging sapi Rp110 ribu per kilogram, minyak goreng (curah) masih bertahan di angka Rp10 ribu dan gula pasir tetap Rp11 ribu per kilogramnya. begitu juga dengan daging ayam broiler masih diangka Rp33 ribu.

”Beberapa komoditas lainya masih terpantau stabil,”jelasnya.

Heri juga menambahkan, sejauh ini semua stok bapokting dan barang strategis lainya cukup tersedia, serta fl uktuasi harga masih dalam batas kewajaran. Begitu juga dengan penyaluran dan pendistribusian dalam kondisi aman dan lancar.

”Saat ini semua ketersediaan bapokting dan bahan startegis lainya relatif aman,”pungkasnya.

(RS/bal/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds